Perbedaan Bitcoin dan DigiByte: Bitcoin diperdagangkan di Rp1.397.370.471 (kapitalisasi pasar Rp28.036,84T, volume 24 jam Rp437,09T), sedangkan DigiByte diperdagangkan di Rp84,77 (kapitalisasi pasar Rp1,57T, volume 24 jam Rp64,78M). Perbedaan utamanya: Bitcoin jauh lebih besar — sekitar 17857,9× kapitalisasi pasar DigiByte, dan suplai beredar Bitcoin 20,1M / 21M BTC (96%) dibanding 18,5B / 21B DGB (88%) milik DigiByte. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bitcoin selama 109 Hari dan DigiByte selama 23 Hari.
| BTC | DGB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp28.036,84T | Rp1,57T |
Volume (24h) | Rp437,09T | Rp64,78M |
Suplai yang Beredar | 20,1M / 21M BTC (96%) | 18,5B / 21B DGB (88%) |
Typical Hold Time | 109 Hari | 23 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Bitcoin saat ini diperdagangkan di Rp1.392.077.988 dengan kapitalisasi pasar Rp27.945,15T, menunjukkan sinyal teknis bullish didukung moving averages yang kuat (13 beli, 0 jual). Posisi harga berada di antara support S2 (Rp1.390.032.918) dan pivot point (Rp1.412.733.541), dengan indikator ADX mengkonfirmasi tren kuat. Sirkulasi token mencapai 96% dari suplai maksimum 21 juta BTC, mencerminkan maturitas jaringan.
Outlook jangka pendek bullish dengan peluang menuju resistance R1 (Rp1.426.467.082), namun RSI netral mengindikasikan potensi konsolidasi. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan tekanan regulasi global, sementara sentimen komunitas tetap optimis untuk jangka panjang berdasarkan adopsi institusional yang terus berlanjut.
DigiByte (DGB) menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp84,944 dan market cap Rp1,59T. Moving average memberikan sinyal kuat bullish (10 buy vs 3 sell), sementara osilator netral. Token telah mencapai 88% dari supply maksimum 21 juta DGB dengan rata-rata hold time 23 hari. Support kunci berada di Rp73-79, resistance di Rp86-93, menunjukkan ruang pergerakan terbatas.
Outlook keseluruhan positif dengan momentum teknis bullish, namun fundamental terbatas tanpa update protokol baru. Peluang terletak pada breakout di atas resistance Rp93, sementara risiko utama adalah volatilitas tinggi dan ketergantungan pada momentum teknis tanpa dukungan fundamental kuat.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Diciptakan pada Januari 2009 oleh Satoshi Nakamoto. BTC adalah mata uang online terdesentralisasi pertama dan paling banyak digunakan dengan kapitalisasi pasar tertinggi. Tujuannya adalah untuk menyediakan sistem pembayaran peer-to-peer tanpa membutuhkan pihak ketiga. Total pasokan BTC terbatas pada 21 juta keping saja. Di Oktober 2020, ada lebih dari 85% BTC yang telah beredar.
Selengkapnya di halaman BTC →DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →