Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Agung Menjangan Mas Tbk. (AMMS) vs Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO)

Agung Menjangan Mas Tbk.Trading
Abadi Lestari Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Agung Menjangan Mas Tbk. dan Abadi Lestari Indonesia Tbk.: Agung Menjangan Mas Tbk. diperdagangkan di Rp216 (kapitalisasi pasar 252 M, volume 24 jam 417,9 rb), sedangkan Abadi Lestari Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp3.970 (kapitalisasi pasar 13,16 T, volume 24 jam 328,2 rb). Perbedaan utamanya: Abadi Lestari Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 52,2× kapitalisasi pasar Agung Menjangan Mas Tbk., dan Agung Menjangan Mas Tbk. lebih aktif diperdagangkan (417,9 rb vs 328,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

AMMSRLCO
Kapitalisasi Pasar
252 M13,16 T
Volume
417,9 rb328,2 rb
Lot
4,18 rb3,28 rb
Perputaran
88,76 jt1,33 M
Harga Rata-rata
212,414.066,16
Nilai Transaksi
88,76 jt1,33 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
2163.970
Volume Ekuilibrium Indikatif
15250

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

AMMS
Lihat detail
RLCO
Lihat detail

Tentang Agung Menjangan Mas Tbk.

PT Agung Menjangan Mas Tbk (the Company) formerly known as PT Cosmopolitan Electric was established by Deed No. 31 dated August 9, 2007 by Linda Herawati, S.H., a public notary in Jakarta. Berdasarkan akta No. 1 tanggal 3 Februari 2020 oleh Yudha Setyagraha Tedianto, S.H., M.M., M.Kn, notaris di Bekasi, PT Cosmopolitan Electric telah berubah nama menjadi PT Agung Menjangan Mas The Company started commercial operrations in 2017.

Selengkapnya di halaman AMMS

Tentang Abadi Lestari Indonesia Tbk.

PT Abadi Lestari Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 166 of Siti Nurul Hidajah, S.H., M.Kn., Notary in Bojonegoro, dated August 11, 2014. The Entity started its commercial operations in 2014. PT Abadi Lestari Indonesia is the parent entity, whereas Edwin Pranata is the ultimate beneficial owner of the group.

Selengkapnya di halaman RLCO