
PayPal Holdings diketahui membukukan pendapatan bersih US$7,28 miliar atau tumbuh 8% dari periode yang sama tahun lalu US$6,8 miliar. Di samping itu, PayPal juga berhasil mencatat laba per saham US$1,16 atau tumbuh 24% dari US$0,93 di rentang waktu yang sama.
Selain itu, perseroan juga sukses mencatat tingkat margin operasi 21,4% atau membaik dari 19,8% di periode yang sama tahun lalu. Hanya saja, angka tersebut lebih rendah dari ekspektasi analis 22%, sehingga nilai saham PayPal pun terjungkal 7% pascaperdagangan.
PayPal bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan meningkatkan pendapatan margin transaksi sambil mengelola biaya operasional. Perusahaan ini sedang berinvestasi dalam prioritas strategisnya, termasuk branded checkout, solusi pedagang PSP, dan dompet digital. PayPal juga berada dalam tahap akhir rencana suksesi CEO-nya.
Saat ini, perusahaan berfokuskan pada peningkatan tingkat konversi dengan mengimplementasikan metode otentikasi tanpa kata sandi dan memperkenalkan jumlah yang disetujui sebelumnya untuk Buy Now, Pay Later (BNPL). PayPal berencana untuk meluncurkan tambahan 50 juta jumlah yang disetujui sebelumnya di Uni Eropa. Perusahaan ini juga memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan produktivitas dan meningkatkan proposisi nilai. Fokus PayPal pada inovasi dan pengalaman pengguna yang lebih baik diharapkan dapat mendorong pertumbuhan di branded checkout di masa depan.


