Beli & Jual Wahana Ottomitra Multiartha Tbk. - Harga WOMF Hari Ini
Statistik Pasar
- 849,48 MMarket Cap
- 7,3 rbVolume
- 73Lot
- 1,83 jtTurnover
- 250,85Rata-Rata
- 1,83 jtNilai
- 246IEP
- 1IEV
Wahana Ottomitra Multiartha Tbk. (WOMF) memiliki kapitalisasi pasar sebesar 849,48 M, dengan total nilai perdagangan sebesar 1,83 jt pada periode tersebut. Saham ini mencatat volume perdagangan sebesar 7,3 rb lembar (atau 73 lot, di mana 1 lot = 100 lembar), yang mencerminkan aktivitas pasarnya. Harga rata-rata perdagangan berada di 250,85, sementara total turnover mencapai 1,83 jt, menunjukkan tingkat likuiditas. Indikator valuasi utama seperti IEP (Harga Keseimbangan Indikatif) sebesar 246 dan IEV (Volume Keseimbangan Indikatif) sebesar 1 lembar memberikan wawasan tambahan mengenai penemuan harga pra-pembukaan dan keseimbangan penawaran-permintaan. Statistik utama ini membantu investor menilai likuiditas, perilaku perdagangan, dan sentimen pasar terhadap WOMF di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Profil Wahana Ottomitra Multiartha Tbk.
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (the Company) formerly PT Jakarta Tokyo Leasing, was established based on notarial deed No.179 dated March 23, 1982 of Kartini Muljadi SH, notary in Jakarta. The name was changed to PT Fuji Semeru Leasing on Dec 15 1982 and changed to PT Wahana Ometraco Multiartha on March 15, 2000. On November 30, 2004, the Company obtained the Effective Letter of the Registration Statement for the Initial Public Offering of Shares from the Chairman of the Capital Market Supervisory Agency (BAPEPAM) in its Letter No.S-3551/PM/2004. The Companys shares were listed on the Jakarta and Surabaya Stock Exchange (now Indonesia Stock Exchange) on December 13, 2004.
Kabar
Pefindo tegaskan peringkat idaaa untuk wahana ottomitra
Wom finance tawarkan obligasi rp1 triliun
Wom finance siap lunasi obligasi tahun 2025
Womf targetkan penyampaian laporan keuangan interim pada akhir mei 2026
Perkuat kredibilitas, wom finance rampungkan pelunasan obligasi jatuh tempo
Wom finance catat total aset naik 6,08 persen sepanjang 2025