Harga Usual (USUAL/IDR) Hari Ini
Ringkasan Aura AI
Statistik Pasar
- Rp306,97MKap. Pasar
- Rp774,38MVolume (24h)
- 1,8B / 3B USUAL (62%)Suplai yang Beredar
- 32% Sell | 68% BuyAktivitas Perdagangan
- 10 HariTypical Hold Time
Usual saat ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp306,97M dan volume perdagangan 24 jam sebesar Rp774,38M. Usual diperdagangkan di kisaran harga terendah sepanjang masa Rp158,43 dan tertinggi sepanjang masa Rp26.654,21. Suplai yang beredar Usual adalah 1,8B / 3B USUAL (62%). Aktivitas perdagangan terbaru menunjukkan 32% Sell and 68% Buy, yang mencerminkan sentimen pasar saat ini. Rata-rata investor menahan Usual selama sekitar 10 Hari.
Profil Usual
$USUAL adalah token tata kelola (governance) dari Usual, penerbit Stablecoin Fiat yang terdesentralisasi. Token ini mendukung protokol Usual dengan memberikan pengguna kepemilikan dan kontrol atas infrastruktur serta kas platform. $USUAL dapat digunakan untuk staking, governance, dan membayar biaya transaksi, memungkinkan transaksi lintas blockchain yang aman, cepat, dan dengan biaya rendah. Dengan $USUAL, pengguna dapat berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan sambil membantu mendorong perkembangan keuangan terdesentralisasi (DeFi).
Order Book
Menampilkan order beli dan jual real-time, kedalaman pasar, dan aktivitas short-selling untuk membantu investor menilai sentimen pasar.
Berita Terbaru
ETF Bitcoin alami arus keluar $91 juta, sementara ETF Ethereum masuk $82 juta, tanda pergeseran investasi institusional.
ETF Bitcoin mengalami arus keluar sebesar $91,37 juta pada 8 Juni, melanjutkan tren sejak pertengahan Mei dengan lebih dari $4 miliar dana keluar, sekitar 5% dari total aset ETF Bitcoin. Sementara itu, ETF Ethereum menarik arus masuk $82,37 juta, men...

BNB berisiko turun 12% setelah peluncuran ETF yang lemah meski bertahan di level support $600
BNB sempat naik setelah peluncuran ETF VanEck di AS, tapi dana hanya menarik $2 juta sehingga reli tidak berlanjut. Token kini menguji level support penting $600 dan bisa turun 12% ke $520 jika tekanan jual meningkat. Meski turun 32% tahun ini, BNB m...

Jupiter Asset Management terpaksa jual saham chip Asia utama karena batasan portofolio di tengah reli AI.
Manajer dana Asia Equity Income Jupiter Asset Management, Sam Konrad, harus menjual saham semikonduktor besar TSMC, Samsung, dan MediaTek karena kenaikan pesat akibat reli AI membuat saham tersebut terlalu dominan dalam indeks regional, melanggar atu...
