ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Trading banner 1
Trading banner 2
Trading banner 3
Trading banner 4
Trading banner 5
Trading banner 6
Trading banner 7
Trading banner 8
Trading banner 9
Kamus
Goodwill
shareIcon

Goodwill

0  dilihat·Waktu baca: 1 menit
shareIcon
Goodwill
Goodwill adalah aset tidak berwujud yang muncul di neraca ketika sebuah perusahaan diakuisisi dengan harga lebih tinggi dari nilai buku bersih asetnya.

Apa itu Goodwill dalam Laporan Keuangan?

Goodwill merepresentasikan nilai dari aset tidak berwujud yang tidak dapat diidentifikasi secara spesifik — seperti reputasi merek, loyalitas pelanggan, jaringan distribusi, keunggulan teknologi, atau kualitas tim manajemen. Ketika perusahaan A mengakuisisi perusahaan B dengan membayar harga premium di atas nilai wajar aset bersih B, selisih tersebut dicatat sebagai goodwill di neraca konsolidasi perusahaan A.

Contoh Perhitungan Goodwill

Goodwill  =  Harga Akuisisi  –  Nilai Wajar Aset Bersih Target

Contoh:

Harga akuisisi          :  Rp 1.500 M

Nilai wajar aset bersih :  Rp 1.000 M

Goodwill yang timbul   :  Rp   500 M  (dicatat di neraca acquirer)

Risiko Goodwill: Impairment

Goodwill tidak diamortisasi seperti aset tidak berwujud lainnya, namun wajib diuji penurunan nilai (impairment test) setiap tahun sesuai PSAK 22. Jika bisnis yang diakuisisi tidak mencapai kinerja yang diharapkan, perusahaan harus mencatat kerugian penurunan nilai goodwill (goodwill impairment) — yang langsung mengurangi laba bersih periode tersebut dan bisa sangat signifikan.

Cara Investor Membaca Goodwill di Laporan Keuangan Indonesia

Investor perlu waspada terhadap perusahaan dengan goodwill besar relatif terhadap total aset atau ekuitas — terutama jika akuisisi dilakukan dengan harga premium tinggi dan sinergi yang dijanjikan belum terbukti. Cek catatan kaki (notes to financial statements) untuk memahami asumsi yang digunakan dalam impairment test goodwill.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Goodwill

Apakah goodwill bisa bernilai negatif? Ya, disebut "Negative Goodwill" atau "Gain on Bargain Purchase" — terjadi saat perusahaan diakuisisi di bawah nilai wajar aset bersihnya. Ini jarang terjadi dan biasanya dicatat langsung sebagai keuntungan.

Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1