









1. Harga Avtur Menurun

Per akhir Maret 2024, Harga avtur dunia atau jet fuel menurun 3.7% WoW, 0.6% MoM, dan 4.8% YoY. Bahkan di Amerika turun lebih signifikan hingga 7.6% berbeda dengan harga minyak mentah brent yang melonjak. Turunnya harga avtur bisa membuat laba bersih dari perusahaan penyedia layanan pesawat terbang meningkat.
2. Profitabilitas Lalu Lintas Udara Meningkat

Profitabilitas Lalu lintas penumpang udara, yang bisa diukur dalam revenue passenger-kilometers (RPK), melampaui level tahun 2019 pada bulan Februari 2024, menandai pertama kalinya pemulihan permintaan global dalam kedua segmen perjalanan, baik domestik maupun internasional sejak pandemi. Kabar ini menggembirakan bagi perusahaan sektor aviasi di AS.
3. Penjualan Tiket Kembali Menggeliat

Penjualan tiket sempat turun di akhir hingga awal februari yang mana maklum sehabis libur natal dan tahun baru (peak season) aktivitas perkantoran maupun sekolah sudah kembali normal. Namun, tercatat kembali rebound setelahnya dengan persentase double digit.
4. Data Perkembangan Revenue Passenger per kilometers di US

5. Beberapa Emiten Aviasi Sedang Terapresiasi

Per 23 April 2024, saham United Airlines (UAL) dan Delta Airlines (DAL) telah terapresiasi masing-masing 30,95% dan 22,37% sejak awal tahun mengalahkan kinerja dari S&P 500 Passenger Airlines Index (SP500-203020) dan Dow Jones U.S. Airlines Index (DJUSAR) yang berturut-turut terapresiasi 16.21% dan 14.71%.
Namun, masih ada satu saham yang lagging terhadap indeks yaitu American Airlines (AAL) yang baru terapresiasi 3.57%. Apakah Sobat Cuan tertarik untuk membeli saham AAL?
Download aplikasi Pluang untuk investasi Saham AS, emas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!
Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!


