
Pasar saham AS turun pekan lalu karena kenaikan harga minyak akibat konflik Iran meningkatkan kekhawatiran inflasi, mendorong Indeks Harga Konsumen mendekati 3,5%. Semua indeks utama turun di bawah rata-rata pergerakan 52 minggu, menandakan tren pasar melemah dan adanya resistensi. Investor menantikan laporan pekerjaan Maret yang diperkirakan menunjukkan kenaikan kecil setelah penurunan Februari, yang akan memengaruhi kebijakan The Fed di tengah ketidakpastian inflasi dan pertumbuhan. Komentar pejabat The Fed pekan ini penting untuk memahami arah suku bunga ke depan seiring tekanan biaya energi pada ekonomi.