Dalam investasi, kamu seringkali akan menemukan dua istilah bunga, yakni bunga tunggal dan bunga majemuk. Bunga majemuk adalah memungkinkan kamu untuk mendapatkan imbal dari akumulasi bunga dan pokok investasimu. Yuk, simak ulasannya di bawah ini!Di serial #CerdasCuan ini, topik yang akan kamu pelajari adalah:Perbedaan antara bunga tunggal dan bunga majemukCara cepat untuk menghitung berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menggandakan uang kamu – Aturan 72Waktu terbaik untuk memulai investasiPerbedaan antara Bunga Tunggal dan Bunga MajemukSuku Bunga dan Imbal HasilBunga Tunggal (Simple Interest)Bunga Majemuk (Compound Interest)Bunga Tunggal vs Bunga MajemukAturan 72Waktu terbaik untuk berinvestasiNikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!Simak juga:Perbedaan antara Bunga Tunggal dan Bunga MajemukSuku Bunga dan Imbal HasilImbal hasil yang kamu dapatkan ketika berinvestasi biasanya dinyatakan dalam persentasePersentase ini dibagi menjadi:Bunga tunggal: dihitung berdasarkan jumlah pokokBunga majemuk: dihitung berdasarkan jumlah pokok DAN akumulasi bungaImbal dari bunga majemuk ini lebih bermanfaat bagi investor karena tingkat bunga dihitung berdasarkan peningkatan jumlah.Bunga Tunggal (Simple Interest)Jumlah bunga yang didapatkan adalah berdasarkan pada jumlah pokok yang tetap.Misalnya: deposito berjangka, dengan bunga 5% yang jatuh tempo dalam 1 bulan.Contoh:Investasi ini memberikan tingkat bunga tahunan sebesar 5% untuk 3 tahun ke depan. Misalnya, jumlah investasi adalah Rp10.000.000.Simple Interest = P x r x nDi mana:P = Principal Amount (Pokok)r = Annual Interest Rate (Suku bunga tahunan)n = terms in years (Waktu)Pada tahun ke-1, investor mendapat 5% dari Rp10.000.000. = Rp500.000Di tahun ke-2, investor mendapat 5% dari Rp10.000.000 = Rp500.000 (pokok dan bunga tidak berubah)Pada tahun ke-3, investor juga mendapatkan Rp500.000 (pokok dan bunga tidak berubah)TahunPokokImbal110.000.000500.000210.000.000500.000310.000.000500.000Total1.500.000Jadi, selama tiga tahun, investor mendapat Rp1.500.000 sebagai total bunga dari investasi sejumlah Rp10.000.000.Sebuah cara yang lebih cepat untuk menghitung total imbal dari bunga sederhana adalah Rp10.000.000 x 5% x 3 = Rp.1.500.000Bunga Majemuk (Compound Interest)Bunga majemuk dihitung berdasarkan bunga pokok dan akumulasi.Contoh:Sebuah investasi memberikan tingkat bunga tahunan sebesar 5% untuk 3 tahun ke depan. Jumlah investasi adalah Rp.10.000.000Compound Interest = P x (1+r)^t – PDi mana:P = Principal Amount (Pokok)r = Annual Interest Rate (Suku bunga tahunan)t = no. of years interest is applied (Jumlah tahun untuk bunga)Pada tahun ke-1, investor mendapat 5% dari Rp10.000.000 = Rp500.000Bunga sebesar Rp500.000 ini ditambahkan ke pokok asli (Rp10.000.000) sehingga bunga berikutnya dihitung berdasarkan pada angka Rp10.500.000.Pada tahun ke-2, investor mendapat 5% dari Rp10.500.000 = Rp525.000Bunga berikutnya akan dihitung berdasarkan:Rp10.000.000 (pokok) + Rp500.000 (bunga tahun 1) + Rp525.000 (bunga tahun 2) = Rp11.025.000Pada tahun ke-3, investor mendapat 5% dari Rp11.025.000 = Rp551.250TahunPokokImbal110.000.000500.000210.500.000525.000311.025.000551.250Total1.576.250Jadi, selama 3 tahun, investor mendapatkan Rp1.576.250 sebagai total bunga dari investasi sejumlah Rp10.000.000.Bunga Tunggal vs Bunga MajemukKarena bunga majemuk setara dengan mendapatkan bunga berdasarkan hasil akumulasi, total bunga pada akhir tahun ke-3 akan menjadi lebih tinggi dari jumlah total dari bunga sederhana sebanyak Rp76.250.Perbedaan sejumlah ini Rp76.250. akan meningkat dari waktu ke waktu.Perbedaan dari imbal Simple Interest dan Compound Interest akan semakin besar seiring berjalannya waktu.Setelah 5 tahun, bunga majemuk akan mendapatkan bunga lebih tinggi dibandingkan bunga sebanyak Rp263.000. Setelah 20 tahun, imbal dari compounding akan lebih tinggi daripada imbal bunga tunggal sebanyak Rp6.533.000. Perbedaan yang cukup signifikan bukan?Aturan 72Ini adalah rumus cepat untuk mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan bagi kamu untuk menggandakan uang kamu ketika diinvestasikan dalam sebuah aset yang menghasilkan bunga compoundingWaktu untuk menggandakannya = 72 / bunga compounding per periodeJika hasil investasi adalah 5% per tahun, maka akan memakan waktu 72/4 = 14,4 tahun untuk melipatgandakan investasi awal / pokokWaktu terbaik untuk berinvestasiWaktu terbaik untuk mulai berinvestasi adalah hari ini. Ini karena jika kamu menunda investasimu satu tahun, artinya kamu juga menunda pengembalian kamu satu tahun dan kamu kehilangan satu tahun compounding. Ini akan memiliki efek domino seiring berjalannya waktu, seperti yang ditunjukkan sebelumnya.Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!Simak juga:Mengenal Compound Interest, Konsep Bunga Lipat Ganda dalam InvestasiApa Itu Compound Interest?