Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Pluang Web TradingNew

arrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

NEWS_TITLE

Berita Terpopuler 9 April 2023

Berita Terpopuler 9 April 2023

9 Apr 2023, 11:03 AM·READING_TIME
Kategori
Berita Terpopuler 9 April 2023

Berikut lima berita terpopuler untuk semua artikel pada 9 April 2023.

1. Sedang Viral dan Jadi Primadona, Harga Emas OTW Anjlok! (Sumber: CNBC Indonesia)

Harga emas naik lagi minggu ini, mendekati rekor tertinggi sepanjang masa yang ditetapkan lebih dari dua tahun yang lalu, menunjukkan bahwa emas menjadi pilihan investasi yang populer. Namun, harga emas seharusnya turun pada akhir minggu.

2. Menunggu Kabar dari Amerika, Pasar Kripto Tak Bertenaga (Sumber: CNBC Indonesia)

Pasar cryptocurrency mengalami koreksi kecil pada Jumat, dengan investor menunggu data pekerjaan AS yang akan dirilis nanti hari. Bitcoin melemah 0,50% dan Ether melemah 1,70%, sementara Terra Classic mengalami kenaikan 2,54% dan DOGE turun 9,08%. Angka Non-Farm Payrolls diperkirakan akan moderat menjadi 239.000 dari 311.000 bulan lalu, dan kemungkinan akan menjadi sentimen utama bagi pasar cryptocurrency. Namun, karena pasar AS ditutup karena Good Friday, pasar cryptocurrency tetap relatif datar.

3. Elon Musk Hapus Anjing Shiba dari Twitter, Dogecoin Jeblok! (Sumber: CNBC Indonesia)

Dogecoin (DOGE) mengalami penurunan tajam sebesar 9,08% menjadi $0,08281 setelah Twitter mengganti ikonnya dari meme anjing Shiba Inu yang terkait dengan token kripto menjadi logo burung biru yang iconic. Namun, token tersebut melonjak sebesar 30% pada Hari April Mop sebagai hasil dari tweet dari Elon Musk yang menampilkan maskot Dogecoin, bersama dengan seorang polisi yang memegang foto logo lama Twitter. Sementara itu, Bitcoin (BTC) turun 0,50% menjadi $27.805,20 dan Ethereum (ETH) melemah 1,70% menjadi $1.848,21 karena pasar kripto menunggu data pasar tenaga kerja AS. Pasar bisa tetap meredup selama perayaan Jumat Agung di AS, memengaruhi prediksi tentang perdagangan.

4. Sedang Viral dan Jadi Primadona, Harga Emas OTW Anjlok! (Sumber: CNBC Indonesia)

Harga emas dunia naik lebih dari 2% menjadi $2,008/ons troy minggu ini, mendekati rekor tertinggi sepanjang masa sebesar $2,072/ons troy yang dicapai pada Agustus 2020. Kenaikan ini disebabkan oleh harapan bahwa Federal Reserve Amerika Serikat akan membalikkan pemotongan suku bunga tahun ini, meskipun angka ketenagakerjaan yang kuat baru-baru ini telah menimbulkan spekulasi bahwa suku bunga mungkin akan dinaikkan pada bulan Mei. Hal ini telah menimbulkan beberapa kekhawatiran bahwa emas mungkin menghadapi aksi ambil untung minggu depan dan harganya bisa turun. Skandal dugaan pelanggaran bea cukai di Indonesia juga berdampak pada pasar emas.

5. Ancaman Resesi Kembali Hantui Amerika, Harga Emas Mengangkasa (Sumber: CNBC Indonesia)

Harga emas turun sebesar 0,61% menjadi $2.008,02 per troy ounce pada Kamis, 6 April, mengakhiri tren positif yang telah berlangsung selama tiga hari trading sebelumnya. Meskipun terjadi penurunan, harga emas telah naik sebesar 1,4% dalam satu minggu dan melonjak sebesar 10,7% dalam satu bulan. Analis Sprott, Paul Wong, mengatakan bahwa data ekonomi AS menempatkan resesi kembali di agenda, yang berpotensi menguntungkan emas. Laporan menunjukkan bahwa penciptaan lapangan kerja baru di sektor swasta AS meningkat menjadi 145.000 pada bulan Maret, turun dari 261.000 pada bulan Februari, jauh di bawah ekspektasi pasar.


Disclaimer: Konten berikut ditulis dan dikurasi secara otomatis menggunakan teknologi AI.

Ditulis oleh
channel logo

MachineBot

Right baner

Bagikan artikel ini

Apakah artikel ini berguna untukmu?

like
like
Right baner
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1