Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Pluang Web TradingNewarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Pluang Snapshot: Apple 'Pamer' Produk Anyar nan Menawan, Binance Kena Gugatan
shareIcon

Pluang Snapshot: Apple 'Pamer' Produk Anyar nan Menawan, Binance Kena Gugatan

6 Jun 2023, 2:29 AM·Waktu baca: 3 menit
shareIcon
Kategori
Pluang Snapshot

Selamat siang, Sobat Cuan! Apple rilis headset baru hingga CEO Binance digugat pemerintah AS, semua terangkum di Pluang Snapshot berikut!

Hal yang Perlu Dipantau Hari Ini

1. Apple Siap Rilis ‘Headset’ Canggih, Peluncuran Produk Terbesarnya Sejak 2014

Raksasa teknologi Apple Inc. pada pembukaan Worldwide Developers Conference kemarin mengumumkan akan merilis perangkat jemala (headset) berbasis realitas tertambah (augmented reality) dan realitas virtual (virtual reality) bernama Apple Vision Pro pada awal tahun depan.

Menariknya, headset tersebut adalah jenis produk inovatif terbaru Apple setelah pertama kali meluncurkan jam canggih Apple Watch 2014 silam.

Headset tersebut akan memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan serangkaian aplikasi, mulai dari bermain video game hingga menonton film, secara interaktif. Tak ketinggalan, pengguna juga bisa menonton film atau menikmati musik dengan teknologi audio spasial.

Namun, pengguna harus merogoh kocek dalam untuk mendapatkan produk tersebut. Pasalnya, Apple Vision Pro akan dibanderol sebesar US$3.499 per unitnya.

Di perhelatan yang sama, Apple juga mengumumkan rencana peluncuran produk lainnya seperti Macbook Air 15 inci, piranti lunak iOS 17 bagi iPhone, hingga FaceTime untuk Apple TV. 

Transaksi Saham Apple di Sini!

2. Harga Minyak Dunia Naik Usai Arab Saudi Niat Pangkas Produksi

Harga minyak jenis Brent dan West Texas Intermediate masing-masing menguat ke US$76,71 per barel dan US$72,15 per barel kemarin. 

Hal ini terjadi setelah salah satu negara eksportir minyak terbesar di dunia, Arab Saudi, berencana mengurangi produksi sebesar 1 juta barel per hari pada Juli mendatang, yakni dari 10 juta barel per hari menjadi 9 juta barel per hari. Aksi tersebut merupakan pemangkasan produksi minyak terbesar yang pernah dilakukan negara Timur Tengah tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

Secara lebih rinci, Kementerian Energi Arab Saudi mengatakan, pemangkasan itu diperlukan sebagai upaya stabilisasi harga minyak dunia mengingat permintaan minyak dunia diramal belum bisa pulih akibat ketidakpastian makroekonomi.

Baca Juga: Pluang Snapshot: Saham NVDA Unjuk Gigi, Pendapatan HPE di bawah Ekspektasi

3. Himpun Dana Segar, Intel Siap Jual Saham di Mobileye

Produsen chip semikonduktor Intel Corp. berencana melepas kepemilikan sahamnya di produsen teknologi kendaraan otonom asal Israel, Mobileye Global Inc. Aksi korporasi ini merupakan salah satu upaya Intel untuk menghimpun dana segar sebesar US$1,48 miliar demi membiayai belanja-belanja ambisiusnya di tahun ini.

Secara lebih rinci, Intel berniat untuk menjual 35 juta lembar sahamnya di Mobileye dan membuka opsi untuk menambah penjualan 5,25 juta lembar saham di masa depan. Kendati demikian, Intel tetap akan menjadi pemegang saham mayoritas di Mobileye dengan porsi kepemilikan 88%.

Transaksi Saham Intel di Sini!

4. Dituduh Langgar Aturan, Binance Digugat Otoritas AS

Otoritas pengawas pasar modal AS (The Securities and Exchange Commission/SEC) mengajukan gugatan hukum terhadap CEO platform exchange kripto Binance, Changpeng Zhao, karena diduga telah menyalahgunakan dana pelanggannya, memberi informasi keliru kepada investor dan regulator, dan melanggar aturan pasar modal AS.

Dalam gugatan setebal 136 halaman yang diajukannya ke pengadilan federal di Washington DC, SEC menuduh Binance dan Zhao sengaja mengabaikan aturan pasar modal agar pelanggannya dapat membuka akun dan melakukan trading di Binance. Sebagai contohnya, Binance dituduh secara terang-terangan tidak meminta pelanggannya untuk melakukan proses verifikasi dasar (Know Your Customer) untuk membuka akun di platform tersebut.

Transaksi BNB di Sini!

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi Saham ASindeks saham ASemas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Ditulis oleh
channel logo

Marco Antonius

Right baner

Marco Antonius

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
pluang snapshot
Pluang Snapshot: Amazon Rilis Kartu Kredit, Saham Nikola 'Terjepit'
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1