Pluang Plus

Benefit eksklusif dengan Pluang+. Gabung sekarang!

Pluang Plus

Pluang+

Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
Pluang Plus

Benefit eksklusif dengan Pluang+. Gabung sekarang!

Pluang Plus
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 3 menit

View

0

Pluang Snapshot: Harga Emas Jingkrak, Harga Minyak Menanjak

Selamat sore, Sobat Cuan! Harga minyak dunia kembali bergairah sementara harga emas tembus level tertinggi dalam lima bulan, semua terangkum di Pluang Snapshot berikut!

Hal yang Perlu Dipantau Hari Ini

Negara Tajir Minyak Putuskan Pangkas Produksi Hingga Tahun Depan

Negara pengekspor minyak dunia plus mitranya (OPEC+) pada pertemuan Minggu (4/12) memutuskan untuk terus memangkas produksinya sebesar 2 juta barel per hari, atau sekitar 2% dari permintaan global, sejak November hingga akhir 2023.

Negara-negara "tajir minyak" tersebut mengambil langkah tersebut setelah kesusahan menentukan dampak perlambatan ekonomi China terhadap permintaan minyak global. Di samping itu, negara-negara OPEC+ juga mempertimbangkan dampak kelompok tujuh negara maju (G7) yang membatasi harga minyak asal Rusia sebesar US$60 per barel.

Keputusan ini sempat membuat harga minyak jenis Brent dan West Texas Intermediate (WTI) bergairah pada Senin (5/12). Apakah kabar tersebut bisa menjadi sentimen positif bagi emiten minyak AS?

Transaksi Saham Chevron di Sini!

Transaksi Saham ExxonMobil di Sini!

Dana Sebesar US$1,8 Miliar 'Beku' di Platform Genesis

Aset kripto sebesar US$1,8 miliar dilaporkan terkunci di dalam platform trading dan pinjam meminjam kripto Genesis. Sebagai imbasnya, pemilik aset kripto yang terkunci tersebut tengah mempertimbangkan langkah hukum demi melawan Genesis, seperti dilaporkan seorang sumber kepada Financial Times, 

Laporan FT menyebut, aset kripto sebesar US$900 juta milik pengguna program earning milik platform Gemini, Gemini's Earn, tak bisa ditarik sejak Genesis menghentikan proses penarikan dana (withdrawals) pada bulan lalu. Ini lantaran program earning tersebut terikat dengan platform Genesis.

Selain itu, nasabah yang menyetor US$900 juta kepada Genesis untuk kegiatan pinjam-meminjam kripto pun tak bisa menarik dananya. Kelompok nasabah yang malang tersebut sudah meminta bantuan firma hukum Proskauer Rose untuk memperjuangkan haknya.

Manajer Investasi Veteran Ramal BTC Tembus US$250.000

Manajer hedge fund veteran dari Morgan Creek Digital, Mark Yusko, mengatakan bahwa Bitcoin (BTC) akan segera menggantikan emas dalam jangka panjang sebagai "cadangan devisa" (reserves) global. Hal ini lantaran BTC memiliki fungsi divisibilitas nilai lebih baik dan lebih mudah untuk dipindahkan dibanding emas.

Dalam wawancara terbarunya bersama Stansberry Research, Yusko bahkan yakin nilai BTC bisa mencapai US$250.000 dalam jangka panjang akibat keunggulan tersebut.

"Bitcoin akan menang dalam jangka panjang karena ia adalah aset yang tak memiliki liabilitas layaknya uang fiat," ujar dia.

Transaksi BTC di Sini!

Harga Emas Tembus Level Tertinggi dalam Lima Bulan

Harga emas menyentuh US$1.806 per ons pada hari ini, alias level tertingginya dalam lima bulan terakhir, setelah pelaku pasar optimistis bahwa otoritas China akan mengurangi beberapa kebijakan pembatasan sosial COVID-19. Di samping itu, pelaku pasar juga masih antusias terhadap 

Optimisme itu terlihat dari sikap otoritas dua kota bisnis utama China, kota Shanghai dan Hangzhou, melonggarkan pembatasan sosialnya menyusul protes massal pekan lalu. Selain itu, terdapat pula rumor bahwa pemerintah China akan melonggarkan protokol karantina COVID-19 dalam beberapa hari mendatang.

Transaksi Emas di Sini!

Dua Raksasa Otomotif China Beli Kapal demi Genjot Ekspor

Dua produsen otomotif terbesar China, BYD Co. dan SAIC Motor Corp, masing-masing dilaporkan membeli kapal pengiriman sendiri demi meningkatkan kinerja ekspor kendaraannya.

BYD. Co, yang umumnya memproduksi kendaraan hibrida dan listrik, dikabarkan memesan enam kapal dengan total kapasitas 7.000 mobil senilai US$710 juta pada Oktober lalu. Sementara itu, SAIC disebut-sebut telah membukan tender pengadaan bagi tujuh kapal baru dengan total kapasitas 8.900 kendaraan.

Namun, kedua perusahaan tersebut belum mengonfirmasi kabar yang dimaksud.

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS, serta lebih dari 140 aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Download Aplikasi Pluang di Sini!

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

Artikel Terkait