Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Pluang Snapshot: Polemik Utang AS Berakhir, Apple Siap Rilis Headset Mutakhir
shareIcon

Pluang Snapshot: Polemik Utang AS Berakhir, Apple Siap Rilis Headset Mutakhir

29 May 2023, 2:32 AM·Waktu baca: 3 menit
shareIcon
Kategori
Pluang Snapshot

Selamat pagi, Sobat Cuan! Pemerintah dan DPR AS akhirnya satu suara soal perkara utang hingga Apple siap rilis headset anyar, semua terangkum di Pluang Snapshot!

Hal yang Perlu Dipantau Hari Ini

1. Paramount Akan Tampung US$125 Juta demi Bayar Utang, Sahamnya Naik 6%

Nilai saham konglomerasi media massa dan hiburan global Paramount Global terbang 6% setelah pemilik saham pengendali perusahaan, National Amusements Inc, mengumumkan telah menerima suntikan dana US$125 juta dari firma ekuitas swasta BDT Capital Partners.

Pada Kamis (25/5), National Amusements mengatakan bahwa suntikan dana tersebut akan digunakan Paramount untuk melunasi sebagian pokok dan beban bunga utangnya. 

Sebagai gantinya, BDT Capital akan menerbitkan warrant untuk membeli 3,5 juta lembar saham Paramount, yang sebelumnya dimiliki oleh National Amusements, seharga US$15 per lembar. Hanya saja, saham-saham yang bakal dicaplok tersebut tidak memberikan BDT Capital hak suara di Paramount.

Penyuntikan dana ini diharapkan dapat memperbaiki kinerja keuangan Paramount Global yang tertatih-tatih belakangan ini. Pada kuartal lalu, Paramount diketahui memangkas dividen sebesar 80% kepada pemegang sahamnya demi menghemat kas sebesar US$500 juta.

Selain melunasi utang dengan penyuntikan dana segar, Paramount Global juga akan memperbaiki laporan keuangannya dengan mengerek kapital dengan menjual sebagian asetnya dan tengah mempertimbangkan untuk melakukan divestasi di jaringan televisi kabel BET Media Group.

2. Pemerintah dan DPR AS Akhirnya Sepakati ‘Pelonggaran’ Kebijakan Utang

Presiden AS Joe Biden dan Ketua Legislatif AS Kevin McCarthy pada Sabtu (27/5) mencapai kesepakatan tentatif untuk menunda pemberlakuan pembatasan utang pemerintah AS sebesar US$31,4 triliun dari 1 Juni 2023 menjadi Januari 2025.

Dengan demikian, melalui kesepakatan tersebut, pemerintah AS masih memiliki ruang untuk menambah penarikan utangnya dan berpotensi lolos dari kondisi gagal bayar utang (default) pada bulan depan. Kendati demikian, kesepakatan itu juga memaksa pemerintah AS untuk memangkas anggaran belanjanya pada 2024 dan 2025 serta meminta pemerintah AS untuk mengembalikan sisa dana penanganan pandemi COVID-19.

Dalam cuitan di akun Twitter pribadinya, McCarthy mengatakan bahwa kesepakatan itu "sepadan" dengan kepentingan warga AS. Sementara itu, Biden mengatakan bahwa kesepakatan tersebut merupakan bentuk kompromi antara pemerintah dan legislatif AS.

Baca Juga: Pluang Snapshot: Ford Jalin Kolaborasi dengan Tesla, Marvell Optimistis Tatap 2023

3. ‘Headset’ Anyar Apple Diramal Bakal Terjual 1 Juta Unit di Tahun Ini

Tim analis investment bank TD Cowen dalam memonya ke investor menaksir bahwa calon perangkat jemala (headset) terbaru Apple, XR Headset, bisa terjual sebanyak 500.000 hingga 1 juta unit di 2023. 

TD Cowen beralasan, produk tersebut akan sukses menarik minat calon pelanggan yang mementingkan kualitas pengalaman dalam bermain game. Selain itu, lembaga tersebut juga percaya bahwa aplikasi dan teknologi interaktif yang berorientasi gaya hidup bisa menjadi motor pendapatan utama Apple dalam jangka panjang.

Sekadar informasi, XR Headset dikabarkan akan diluncurkan pada perhelatan Worldwide Developer Conference Apple pada 5-9 Juni mendatang dan akan tersedia di pasaran mulai akhir tahun nanti.

Transaksi Saham Apple di Sini!

4. Beijing Siapkan Diri Jadi Pusat Web3 Global

Pemerintah kota Beijing, China, telah mempublikasikan dokumen whitepaper untuk menggenjot inovasi dan pengembangan industri Web3 di kota tersebut. Upaya ini dimaksudkan untuk menyulap Beijing menjadi kota hub inovasi ekonomi digital global di masa depan.

Salah satu poin whitepaper tersebut menjelaskan bahwa Beijing akan berkomitmen untuk menyusun regulasi-regulasi yang mendukung ekonomi digital dan mempercepat instalasi infrastruktur teknologi yang dapat menyokong industri Web3. Untuk mempersiapkan kebijakan-kebijakan yang terdapat di whitepaper tersebut, komisi sains dan teknologi Beijing berencana untuk mengelontorkan 100 juta Yuan per tahun hingga 2025 mendatang.

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi Saham ASindeks saham ASemas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Ditulis oleh
channel logo

Galih Gumelar

Right baner

Galih Gumelar

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
pluang snapshot
Pluang Snapshot: Amazon Rilis Kartu Kredit, Saham Nikola 'Terjepit'
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1