Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Pluang Web TradingNewarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Pluang Snapshot: Walmart Grogi Hadapi 2023, Fed Diramal Kerek Bunga
shareIcon

Pluang Snapshot: Walmart Grogi Hadapi 2023, Fed Diramal Kerek Bunga

22 Feb 2023, 3:05 AM·Waktu baca: 3 menit
shareIcon
Kategori
Pluang Snapshot: Walmart Grogi Hadapi 2023, Fed Diramal Kerek Bunga

Selamat siang, Sobat Cuan! Walmart pesimistis hadapi tahun ini hingga Microsoft kerja sama dengan Nvidia, semua terangkum di Pluang Snapshot berikut!

Hal yang Perlu Dipantau Hari Ini

1. Walmart Cemas Hadapi 2023 Meski Cetak Prestasi Keuangan

Jaringan ritel AS Walmart Inc mencatat performa keuangan gemilang sepanjang kuartal IV 2022. Meski begitu, Walmart tampak pesimistis untuk bisa mengulangi prestasi itu di 2023.

Dalam perilisan laporan keuangannya kemarin, perusahaan tercatat membukukan pendapatan US$164 miliar, melesat 7,3% dari periode yang sama tahun lalu. Perseroan juga menorehkan laba per saham sebesar US$1,71, lebih besar dibandingkan US$1,28 di periode serupa tahun 2021.

Kendati demikian, Walmart khawatir meningkatnya ketidakpastian ekonomi akan menghambatnya dalam mencapai prestasi serupa di 2023. Kepada Bloomberg TV, direktur keuangan Walmart John David Rainey meramal bahwa konsumen kemungkinan akan semakin mengerem konsumsinya di tahun ini seiring meningkatnya suku bunga kredit, yang merupakan imbas dari kenaikan suku bunga acuan The Fed. 

Akibatnya, perseroan pun memasang target keuangan yang nampak agak konservatif. Sebagai contoh, perusahaan menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 2,5% hingga 3% di tahun ini. Hal itu pun membuat JP Morgan menurunkan target harga saham Walmart dari kisaran US$155 ke US$150 di akhir tahun ini.

Transaksi Saham Walmart di Sini!

2. Microsoft Pasok Game Xbox ke NVIDIA

Raksasa teknologi Microsoft menjalin kerja sama berdurasi 10 tahun dengan NVIDIA untuk memasok game Xbox versi komputer (PC) miliknya ke jasa gaming awan NVIDIA, GeForce NOW. Dengan demikian, maka gamers dapat melakukan streaming rangkaian game Xbox dari GeForce NOW melalui komputer, chromebook, ponsel pintar, dan gawai lainnya.

Kerja sama tersebut juga memungkinkan permainan besutan pengembang game anak usaha Microsoft, Activision Blizzard, untuk “dipajang” di GeForce NOW.

Transaksi Saham Microsoft di Sini!

Transaksi Saham Nvidia di Sini!

3. The Fed Diramal Beri Sinyal Kepastian Bunga Acuan di Risalah Rapat Hari Ini

Segelintir ekonom meramal bahwa The Fed akan memberikan sinyal mengenai kemungkinan kenaikan laju pertumbuhan suku bunga acuan bulan depan dalam risalah rapat The Fed awal Februari yang sedianya akan dirilis pada hari ini.

Dikutip dari Bloomberg, pendiri Inflation Insights Omair Sharif menuturkan, The Fed kemungkinan akan memberi isyarat untuk menaikkan laju suku bunga acuan dari sebelumnya 25 basis poin menjadi 50 basis poin. Apalagi, beberapa pejabat The Fed belakangan silih berganti mengungkapkan bahwa perang melawan inflasi di AS masih jauh dari kata usai.

Namun, dua ekonom Evercore ISI Krishna Guha dan Peter Williams mengatakan bahwa risalah rapat tersebut kemungkinan juga akan berisi mengenai alasan-alasan logis bagi The Fed untuk tetap mengerek suku bunga acuan sebesar 25 basis poin di bulan depan.

Baca Juga: Pluang Snapshot: 'Centang Biru' di IG Bakal Berbayar, Dividen BHP Ambyar

4. Mastercard Gandeng Immersve Ciptakan Transaksi Kripto ‘Real-Time’

Perusahaan jasa pembayaran Mastercard telah mengumumkan kerja sama dengan protokol pembayaran Web3 Immersve. Kolaborasi tersebut memungkinkan pengguna Mastercard untuk melakukan transaksi digital dan hal-hal berbau Metaverse menggunakan stablecoin USDC.

Dalam kerja sama ini, Immersve akan menyediakan fasilitas, yang rencananya akan disediakan oleh pihak ketiga, agar pengguna Mastercard dapat bertransaksi menggunakan USDC. Jika transaksi itu berhasil, maka Immersve akan mengonversi USDC menjadi mata uang fiat dan kemudian melanjutkan penyelesaian proses tersebut ke jaringan Mastercard.

Setelahnya, Mastercard akan merampungkan proses transaksi di protokol desentralisasi miliknya agar transaksi yang dimaksud bisa selesai secara real-time.

Transaksi Saham Mastercard di Sini!

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS, serta ratusan aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Download Aplikasi Pluang di Sini!

Ditulis oleh
channel logo

Marco Antonius

Right baner

Marco Antonius

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
pluang snapshot
Pluang Snapshot: Amazon Rilis Kartu Kredit, Saham Nikola 'Terjepit'
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1