Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Pluang Snapshot: Menanti Rapat The Fed Hingga Data 'Bayangan' Ketenagakerjaan AS
shareIcon

Pluang Snapshot: Menanti Rapat The Fed Hingga Data 'Bayangan' Ketenagakerjaan AS

2 Nov 2022, 9:45 AM·Waktu baca: 3 menit
shareIcon
Kategori
Pluang Snapshot: Menanti Rapat The Fed Hingga Data 'Bayangan' Ketenagakerjaan AS

Halo, Sobat Cuan! Sudah siap melakukan trading hari ini? Dalam rubrik baru berikut, Pluang akan membagikan hal-hal yang perlu kamu antisipasi sebelum trading kripto dan saham AS hari ini.

Lantas, apa saja kabar atau informasi yang perlu kamu perhatikan pada Rabu (2/11)? Yuk, simak selengkapnya di sini! Dan jangan lupa nyalakan notifikasi news di aplikasi Pluang untuk mendapatkan Pluang Snapshot edisi berikutnya!

5 Hal yang Perlu Dipantau Hari Ini

Pabrik Supplier Apple di China Kena 'Lockdown'

Otoritas China telah memerintahkan kebijakan pembatasan sosial ketat (lockdown) selama tujuh hari di area sekitar pabrik utama Foxconn Technology Group di Zhengzhou, China. Pabrik Foxconn di Zhengzou diketahui adalah salah satu pusat perakitan terbesar ponsel pintar milik Apple, iPhone.

Pengumuman tersebut muncul setelah Zhengzhou melaporkan 359 kasus aktif COVID-19 per Selasa (1/11). Sejak saat itu, otoritas China memberlakukan pembatasan sosial skala kecil di dalam Zhengzou, misalnya di gedung apartemen.

Kebijakan tersebut ditakutkan akan mengganggu produksi dan distribusi iPhone. Apakah kabar itu juga akan berdampak ke nilai saham Apple hari ini?

Dapatkan Saham Apple di Sini!

Siap-siap, The Fed Umumkan Kebijakan Suku Bunga Baru

Bank sentral AS The Fed akan merampungkan rapat komite pasar terbuka federal (FOMC) pada malam nanti. Sejauh ini, analis menaksir bahwa otoritas moneter tersebut akan kembali mengerek suku bunga acuannya sebesar 75 basis poin, atau kenaikan tertingginya sejak 2008, demi meredam inflasi AS yang masih bertengger di 8,2% per September.

Ketua The Fed Jerome Powell diramal masih akan menegaskan komitmennya untuk terus berperang melawan inflasi. Namun, dikutip dari Bloomberg, sebagian pelaku pasar justru yakin bahwa The Fed akan memperlambat laju kenaikan suku bunga acuannya menjadi 50 basis poin di Desember.

Jika hal itu benar-benar terjadi, maka sikap The Fed yang berubah dovish akan menjadi sentimen positif bagi aset berisiko seperti saham dan aset kripto.

Jaringan Ripple Kini Bisa Cetak NFT

Jaringan blockchain XRPL milik Ripple resmi mencetak Non-Fungible Token (NFT) mulai Senin (31/10). Hal ini diungkapkan CTO Ripple David Schwartz dalam sebuah cuitan di akun Twitter pribadinya, sembari menambahkan bahwa standar token XLS-20 sudah aktif di jaringan utama XRP.

Ripple sejatinya sudah mengajukan proposal atas rencana tersebut pada Mei lalu. Kala itu, tim pengembang Ripple mengatakan akan memperkenalkan extension yang mendukung penciptaan token NFT asli plus kegiatan operasi yang memungkinkan transaksi token-token tersebut.

Dapatkan XRP di Sini!

Prediksi Data Ketenagakerjaan AS Meluncur Malam Nanti

Lembaga ADP Research Institute akan menerbitkan laporan ketenagakerjaan Oktober versinya pada Rabu (2/11). Data yang selalu dirilis dua hari sebelum laporan ketenagakerjaan resmi (Non-Farm Payroll) pemerintah AS ini dianggap sebagai prediksi paling jitu untuk mengukur data penyerapan tenaga kerja dan pengangguran AS yang sebenarnya.

Sejauh ini, analis meramal dunia usaha AS telah menyerap 195.000 tenaga kerja sepanjang Oktober, turun dari 208.000 sebulan sebelumnya. Jika realisasi data tersebut di atas ekspektasi, maka ada kemungkinan ekonomi AS masih kuat. Imbasnya, The Fed bisa tetap kekeh mengerek suku bunga acuannya dengan agresif.

Stepn Punya 'Lapak' NFT Baru

Pengembang platform move-to-earn Stepn meluncurkan lokapasar NFT terbarunya bernama MOOAR pada Selasa (1/11). Platform tersebut tak hanya berisikan koleksi NFT yang berada di permainan Stepn namun juga NFT yang dicetak di jaringan Ethereum dan Solana.

Baca Juga: Rangkuman Pasar: DOGE Melesat Kencang Kala IHSG Terlihat 'Pincang'

Kabar Lain yang Tak Boleh Dilewatkan

  1. Bos baru Twitter Elon Musk mengatakan Twitter akan membanderol 'centang biru' sebesar US$8 per bulan jika penggunanya ingin mendapatkan tanda verifikasi tersebut. Hal itu dilakukan seiring niatan Musk untuk melepaskan ketergantungan Twitter terhadap pendapatan iklan digital.
  2. Konsorsium ritel Inggris menyebut harga bahan pangan segar di negara tersebut pada Oktober naik 13,3% dibanding setahun sebelumnya.

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS, serta lebih dari 140 aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Ditulis oleh
channel logo

Marco Antonius

Right baner

Marco Antonius

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
pluang snapshot
Pluang Snapshot: Amazon Rilis Kartu Kredit, Saham Nikola 'Terjepit'
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1