Pluang Plus

Benefit eksklusif dengan Pluang+. Gabung sekarang!

Pluang Plus

Pluang+

Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
Pluang Plus

Benefit eksklusif dengan Pluang+. Gabung sekarang!

Pluang Plus
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 3 menit

View

0

Pluang Snapshot: Ekonomi 2023 Tampak Kelam, Apple Pindah Produksi ke India dan Vietnam

Selamat sore, Sobat Cuan! DOGE Tidak Ada Rencana Untuk Migrasi ke PoS hingga Microsoft Borong Ratusan Hektar Tanah Untuk Bisnis Data Center, semua terangkum di dalam Pluang Snapshot berikut!

Hal yang Perlu Dipantau Hari Ini

IMF: Ekonomi Global di 2023 Tampak Kelam

Pada hari Minggu (1/1) kemarin, IMF (Dana Moneter Internasional) mengatakan bahwa ekonomi global di 2023 akan berat. Hal ini dikarenakan penggerak ekonomi global utama - Amerika Serikat, Uni Eropa dan China- sedang mengalami perlambatan aktivitas ekonomi. Pada bulan Oktober 2022, IMF telah memangkas pandangan mereka terhadap ekonomi Global dikarenakan tensi dari Ukraina dan Rusia, tekanan inflasi dan suku bunga tinggi.

Menurut IMF, Amerika adalah yang paling stabil jika dibandingkan dengan Uni Eropa maupun China di 2023. Hal ini dikarenakan lapangan pekerjaan yang cukup kuat dikala inflasi tinggi dan membuat mereka dapat menghindari potensi resesi di 2023. Namun, pelaku pasar harus melihat data lapangan pekerjaan yang akan dirilis di hari Jumat (6/1) mendatang. 

DOGE Belum Ada Rencana Untuk Migrasi ke PoS 

Nilai dari Dogecoin (DOGE) telah turun 7,5% dalam 7 hari terakhir setelah Michi Lumin, pengembang utama DOGE, mengatakan bahwa tidak ada rencana pasti untuk DOGE berpindah ke jaringan Proof of Stake (PoS). Lumin mencuitkan hal tersebut pada 29 Desember di Twitter. 

Sebagai informasi, Ethereum (ETH) telah menyelesaikan transisi dari Proof of Work (PoW) menuju PoS pada September kemarin. Vitalik Buterin, penemu ETH, mengatakan bahwa dirinya berharap DOGE dan Zcash untuk transisi menuju PoS. Banyak orang pun pada awalnya berasumsi bahwa DOGE akan beralih ke PoS. 

Transaksi DOGE di Sini!

Robert Kiyosaki Mulai Borong Bitcoin!

Penulis buku Rich Dad Poor Dad, Robert Kiyosaki, telah memutuskan untuk membeli aset Bitcoin (BTC) pada hari terakhir di 2022. Kiyosaki mengatakan bahwa dirinya tetap melakukan investasi pada BTC dikarenakan klasifikasi BTC yang dianggap sebagai komoditas seperti emas, perak dan minyak mentah. Selain itu, aset kripto yang ditekankan secara spesifik adalah Bitcoin. Hal ini dikarenakan dirinya mempercayai bahwa aset kripto lainnya dapat dihancurkan melalui regulasi dari US Securities Exchange Commision (SEC).

Kiyosaki meramal bahwa kenaikan suku bunga yang drastis di tahun lalu akan berimbas di tahun ini. Beberapa hal yang akan terjadi di tahun ini antara lain menurunnya kinerja sektor properti dan pendapatan pribadi. 

Transaksi Bitcoin di Sini!

Microsoft Borong Ratusan Hektar Tanah Untuk Bisnis Data Center

Microsoft telah mengakuisisi tanah dengan luas lebih dari 440 hektar di Catawba, Amerika Serikat. Total biaya yang dikeluarkan mencapai US$18,6 juta. Sejatinya, Microsoft telah mengumumkan program investasi senilai US$1 miliar untuk data center baru, dan perusahaan masih memiliki beberapa ratus hektar lagi untuk diakuisisi.

Transaksi Microsoft di Sini!

Apple Pindah Produksi iPhone dan MacBook ke India dan Vietnam

Apple memutuskan untuk memindahkan produksi MacBook dari China ke Vietnam dengan bantuan pemasok utamanya, Foxconn. Selain MacBook, Apple akan memproduksi HomePods dan Apple Watch di Vietnam. Produksi pun akan dimulai paling cepat di Mei 2023. Selain MacBook, iPhone pun akan mulai diproduksi di India dengan ambisi untuk melipatgandakan produksinya dalam dua tahun ke depan. 

Salah satu alasan Apple untuk memindahkan produksinya dari China adalah pandemi COVID-19. Sejatinya, Apple selalu mengandalkan China sebagai tempat produksi. Selain itu, ketegangan perang dagang yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan China membuat Apple untuk memindahkan lokasi produksi nya.

Transaksi Apple di Sini!

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS, serta lebih dari 140 aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Download Aplikasi Pluang di Sini!

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

Artikel Terkait