Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Pluang Pagi: Joss! Duo BTC & ETH Kompak Cetak Rekor Pagi Ini!
shareIcon

Pluang Pagi: Joss! Duo BTC & ETH Kompak Cetak Rekor Pagi Ini!

9 Nov 2021, 2:09 AM·Waktu baca: 4 menit
shareIcon
Kategori
Pluang Pagi: Joss! Duo BTC & ETH Kompak Cetak Rekor Pagi Ini!

Selamat pagi, Sobat Cuan! Pagi hari ini, kamu akan disuguhi rentetan kabar bahagia, pastinya mengenai kinclongnya kinerja beberapa aset di Pluang. Penasaran aset apa saja sih yang hijau-hijau pagi ini? Yuk, simak Pluang Pagi berikut!

Indeks Saham AS

Trio indeks saham utama Amerika Serikat terlihat semringah dalam menutup sesi perdagangan Senin (8/11) waktu setempat. Nilai indeks S&P 500 naik 0,09% sementara Nasdaq naik 0,07%. Di sisi lain, nilai indeks Dow Jones Industrial Average tak mau kalah pamer dengan mencetak pertumbuhan 0,29%.

Ketiga indeks saham Wall Street tersebut sukses melompat lebih tinggi akibat performa mumpuni saham emiten sektor energi dan material.

Gerak saham sektor energi semakin lincah akibat kenaikan harga minyak dunia. Ya, harga sang emas hitam terdongkrak setelah produsen minyak dunia paling besar Arab Saudi menjual minyaknya ke Asia lebih mahal dibanding ekspektasi. Padahal, suplai minyak terpantau sedang ketat-ketatnya.

Sementara itu, kinerja saham sektor material terdorong oleh aksi dewan legislatif AS yang meloloskan RUU Pendanaan Infrastruktur. Dengan bersenjatakan beleid tersebut, pemerintah AS berniat membangun infrastruktur fisik hingga energi hijau dengan nilai US$1 triliun.

Saham sektor energi pun tak mau ketinggalan reli setelah perusahaan chip semikonduktor Nvidia dan Advanced Micro Devices diramalkan akan kecipratan berkah dari rencana belanja modal Meta, sebuah perusahaan yang dulunya dikenal sebagai Facebook.

Aset Kripto

Dua raksasa kripto, Bitcoin (BTC) dan Ether (ETH), ketiban nasib mujur pada pagi ini lantaran keduanya berhasil mencetak rekor terbarunya!

Pagi ini, BTC bertengger di posisi US$67.803 per keping alias tumbuh sekitar 3,7% dibanding sehari sebelumnya. Peristiwa ini tentu membuka jalan bagi BTC untuk finish di posisi US$98.000 per keping, sesuai dengan model harga BTC populer stock-to-flow yang dicetuskan seorang investor institusi bernama Plan B.

Sementara itu, nilai ETH hampir menembus posisi US$4.800 per keping dengan bercokol di posisi US$4.795,98 per keping.

Nilai BTC terus terbang sejak awal Oktober, utamanya setelah regulator pasar modal AS (The Securities and Exchange Commission) menyetujui produk Exchange-Traded Fund (ETF) berbasis Bitcoin. Alhasil, aliran dana ke Bitcoin tak terbendung. Coinshares melaporkan bahwa total inflow ke sang raja aset kripto tersebut terbilang US$2,8 miliar dalam delapan pekan terakhir.

Di sisi lain, nilai ETH meledak setelah jumlah token yang terkunci di kontrak staking Eth2 melebihi 8 juta token untuk pertama kalinya dalam sejarah. Aksi tersebut menguras suplai ETH yang tersedia di pasar dan terus mendorong harga ETH ke atas.

Selain itu, harga ETH semakin berkilau setelah pengembang ETH selangkah lebih dekat untuk memasang algoritma konsensus proof-of-stake di blockchain-nya dengan melakukan pembaruan sistem Altair akhir bulan lalu.

Namun, reli ini nampaknya tidak akan menjadi yang terakhir. Beberapa analis bahkan meyakini harga ETH bisa menembus US$10.000 di akhir 2021.

Tak hanya BTC dan ETH saja yang menikmati pemandangan dari puncak, Polkadot (DOT) pun diam-diam ikut menanjak ke titik tertingginya pagi ini. Harga DOT memang terlihat on fire belakangan menjelang lelang parachain yang dijadwalkan bulan ini.

Emas

Harga emas spot terlihat di posisi US$1.822,64 per ons, yang merupakan level tertingginya sejak 7 September lalu, pada pukul 08.00 WIB alias meningkat 0,5% dibanding sehari sebelumnya. Nasib serupa juga dialami harga emas berjangka yang loncat 0,6% ke US$1.825 per ons.

Nilai sang logam mulia terpantau moncer setelah pelaku pasar memburu aset safe haven yang mumpuni melawan inflasi. Investor memang mencemaskan inflasi AS yang lagi ngamuk, apalagi bank sentral AS The Fed pun ngotot enggan mengerek suku bunga acuannya demi menghalaunya.

Implikasinya, nilai Dolar AS pun keliyengan. Sekadar informasi, nilai Dolar AS yang melemah akan membuat harga emas relatif lebih murah bagi mereka yang jarang bertransaksi menggunakan mata uang tersebut.

Dolar AS

Nilai Dolar AS terlihat di posisi 94,09 pada pukul 08.00 WIB alias nyemplung dari titik tertingginya dalam setahun belakangan. Sang aset greenback pasrah mundur setelah investor ketar-ketir dengan data inflasi AS dan menanti komentar pejabat The Fed yang silih berganti akan memberikan pernyataan sepanjang pekan ini.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Ditulis oleh
channel logo

Satya Nagara

Right baner

Satya Nagara

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
pluang pagi
Pluang Pagi: Krisis di Ukraina Memanas, Aset Kripto Kembali Lemas!
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1