Pluang Plus

Benefit eksklusif dengan Pluang+. Gabung sekarang!

Pluang Plus

Pluang+

Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
Pluang Plus

Benefit eksklusif dengan Pluang+. Gabung sekarang!

Pluang Plus
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 5 menit

View

0

Pluang Insight: Setelah Naik Daun di 2021, AVAX Siap Meroket Lagi Tahun Ini?

Tahun lalu, jaringan Avalanche naik daun bersama kawan-kawannya sesama platform smart contract. Bukti popularitas jaringan Avalanche tercermin dari pertumbuhan nilai koin native-nya, AVAX, yang sukses terbang 3.024,27% sepanjang 2021! Tapi, apakah AVAX masih bisa mempertahankan kinerja unggulnya di 2022? Simak di Pluang Insight berikut!

Sekilas Mengenai Jaringan Avalanche

Nah, serba-serbi jaringan Avalanche sudah dibahas di artikel berikut. Namun intinya, jaringan Avalanche adalah jaringan smart contract yang punya niatan untuk menggeser dominasi Ethereum sebagai platform smart contract paling populer sejagat.

Jaringan ini juga bermimpi ingin menjadi platform jasa keuangan berbasis internet yang memfasilitasi aplikasi keuangan terdesentralisasi (Decentralized Finance/DeFi) dan mampu menyokong pasar keuangan tradisional bersenjatakan proses transaksi cepat, yakni 4.500 transaksi per detik, dan finalisasi transaksi hanya di bawah tiga detik saja,

Perkembangan Jaringan Avalanche

Tahun 2021 merupakan periode keemasan Avalanche sejauh ini. Namun, perkembangan paling besar di jaringan tersebut terjadi pada kuartal IV tahun tersebut. Betapa tidak, Avalanche membangun jembatan Ethereum-Avalanche, listing di exchange ternama, dan menjalin kerja sama dengan mitra ternama.

Nah, dengan perkembangannya yang menarik, tak heran jika kini jaringan Avalanche sudah mencetak jumlah alamat aktif, nilai transaksi harian, nilai Total Value Locked (TVL), dan nilai kapitalisasi pasarnya tertinggi sepanjang masa.

Prestasi cemerlang itu pun berlanjut ke triwulan I 2021. Avalanche pun melanjutkan pengembangannya dengan meluncurkan pengembangan Avalanche Rush, ekosistem Blizzard fund, pengembangan subnet Ethereum Virtual Machine (EVM), dan meluncurkan program insentif bagi pengembang bernama Multiverse Subnet Incentive Program and Culture Catalyst fund.

Tak ketinggalan, Avalanche juga bekerja sama dengan konsultan ternama, Deloitte, untuk implementasi solusi bisnis ke depan. Nah, dengan beberapa perkembangan tersebut, pelaku pasar melihat bahwa jaringan Avalanche berhasil berkembang dari sisi stabilitas pemakaian jaringan, performa finansial dan jaringan infrastrukturnya.

Bagaimana Performa Koin AVAX di Kuartal I?

Meski performa bisnis Avalanche cukup gemilang, namun pertumbuhan nilai token AVAX sepanjang kuartal I tahun ini sebenarnya terbilang begitu-begitu saja dibandingkan triwulan sebelumnya.

Sebagai gambaran, token AVAX per 31 Maret 2022 dibanderol US$96,04 per keping, amblas 10,95% dibanding posisi awal Januari. Di saat yang sama, nilai kapitalisasi pasar AVAX pun melemah 5,4% dibandingkan kuartal sebelumnya.

Tapi uniknya, transaksi harian AVAX ternyata melonjak signifikan. Secara agregat, rata-rata transaksi harian Avalanche meroket dari 473.000 transaksi per hari di kuartal sebelumnya menjadi 865.000 di triwulan 1 2022. Raihan tersebut ternyata setara dengan 74% jumlah transaksi harian yang terjadi di Ethereum.

Hal ini terjadi berkat maraknya peluncuran aplikasi DeFi anyar di atas jaringan tersebut. Selain itu, peluncuran GameFi seperti DeFi Kingdoms Crystalvale dan Crabada juga ikut mendongkrak nilai transaksi tersebut.

Bahkan, jika dilihat secara lebih detail, maka ramainya transaksi di Crabada menjadi pengungkit utama volume transaksi harian Avalanche pada kuartal I lalu. Asal tahu saja, Cradaba adalah game yang digadang menjadi penerus dari game kripto hits, Axie Infinity.

Nah, kenaikan volume transaksi harian ini sukses membawa pendapatan AVAX meningkat 72,7% secara kuartalan. Pencapaian ini pun membawa valuasi AVAX secara price-to-sales (P/S) berada di angka 91x, lebih menarik ketimbang sebelumnya 160x di kuartal IV.

Menurut Pluang, justru saat ini adalah momentum bagi Sobat Cuan untuk mulai mengakumulasi koin AVAX. Selain karena koinnya sedang murah, namun karena pemanfaatan jaringan Avalanche terus meningkat. Hal ini menjadi indikasi bahwa valuasi AVAX secara fundamental tengah menarik di level saat ini.

Lebih lanjut, maraknya peluncuran subnet, alias strategi perbaikan skalabilitas transaksi di jaringan tersebut, diharapkan juga bakal menekan biaya transaksi di jaringan Avalanche ke depan. Jika upaya itu berhasil, maka bukan tidak mungkin bakal semakin banyak pengguna yang bertransaksi di jaringan Avalanche.

Baca juga: Pluang Insight: Lahan Virtual, Proyek Menggiurkan atau Bakal Gagal Total?

Bagaimana Perbandingan Avalanche dengan Protokol Serupa Lainnya?

Saat ini, jaringan kripto lapisan pertama sedang berlomba satu sama lain untuk memiliki mencapai jaringan yang paling cepat, namun dengan biaya serendah mungkin dan punya tingkat keamanan paling mantap. Nah, menyoal hal tersebut, berada di posisi apakah AVAX jika dibandingkan dengan kompetitor lainnya? 

Dari tabel di atas, terlihat bahwa Avalanche masih bertstatus "anak bawang" baik dari sisi jumlah alamat baru termasuk jumlah transaksi hariannya. Lebih lanjut, nilai biaya transaksi AVAX pun bisa dibilang bukan yang termurah jika dibandingkan dengan protokol smart contract lain seperti BNB Chain, Fantom dan Polygon. 

Kemudian, jika melihat secara tren, maka pendapatan AVAX secara harian pun bergerak secara uptrend. Di waktu yang sama, Avalanche pun sudah menyalip pendapatan per hari milik Fantom atau Polygon.

Hanya saja, hal ini lantas tidak membuat AVAX menjadi token yang termurah. Tetapi, harganya masih terbilang cukup murah ketimbang BNB jika dilihat dari sisi rasio P/S.  

Apa Katalis AVAX di Masa Mendatang?

Jaringan Avalanche saat ini tidak memperbarui peta jalan jaringannya bagi publik untuk saat ini.

Tetapi, komunitas kripto bisa berekspektasi bahwa Avalanche Rush akan menjadi pendorong utama pertumbuhan Avalanche dari sisi DeFi dan jaringan akan berfokus menciptakan satu metaverse yang lebih kompleks, yang disebut dengan multiverse.

Selain itu, komunitas kripto juga akan mengantisipasi finalisasi pembaruan jaringan di platform Avalanche, yang bernama Apricot upgrade. Nah, upgrade tersebut telah memasuki fase kelima pada kuartal I lalu dan kini bersiap memasuki fase keenam. Jika sudah rampung, maka biaya transaksi di jaringan Avalanche diharapkan bisa semakin efisien.

Tak ketinggalan, Avalanche juga mengedepankan pengalaman pengguna ketika mereka memanfaatkan protokolnya. Salah satu upaya yang bakal dilakukan  sang pengembang, Ava Labs, terkait fokus tersebut adalah meluncurkan Core, sebuah dompet kripto yang dikontrol sepenuhnya oleh pengguna (non-custodial wallet). Rencananya, versi ponsel pintar dari Core akan dirilis pada triwulan ini.

Selain itu, Ava Labs, juga mengumumkan bahwa pengguna Avalanche bakal bisa mentransfer BTC ke jaringan Avalanche dengan aman melalui satu teknologi yang disebut Avalanche Bridge.

Tak ketinggalan, seluruh program insentif Avalanche bagi para pengembang di jaringan blockchain diramal bisa menjadi katalis positif bagi perkembangan ekosistem Avalanche ke depan. Siapa tahu, program insentif tersebut akan membawa inovasi-inovasi baru dan pada akhirnya bisa ikut mendongkrak volume transaksi harian jaringan Avalanche.

Berbekal rencana pengembangan tersebut, tentu permintaan akan token AVAX diramal meningkat di masa depan.

Kalau kamu bagaimana Sobat Cuan? Apakah kamu juga tertarik menggenggam AVAX?

Raih AVAX Mulai dari Rp5.000 di Sini!

Baca juga: Pluang Insight: Shiba Inu Siap Menggonggong Lantang di 2022. Apa Alasannya?

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

Artikel Terkait