Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro (Segera Hadir)
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Advanced Order

support-icon
Dirancang untuk Investor (Segera Hadir)
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

chatRoomImage

Scan kode QR untuk download Pluang di Android dan iOS.

Informasi Terkini UntukmuBlogBerita & AnalisisPelajariKamus
bookmark

Cari berita, blog, atau artikel

Berita & Analisis

Mengenal Shibarium, Apa Pentingnya Proyek Ini bagi Shiba Inu?

Mengenal Shibarium, Apa Pentingnya Proyek Ini bagi Shiba Inu?

31 May 2023, 7:26 AM·Waktu baca: 4 menit
Kategori
Shibarium

Sebagai token meme pada jaringan Ethereum, Shiba Inu ternyata punya mimpi yang besar untuk bisa memiliki ekosistem tersendiri. Setahun setelah peluncurannya yang bikin heboh, developer Shiba Inu pun ngespill rencana besar itu yang diberi nama Shibarium. Gimana sih rencananya? Yuk simak!

Apa itu Shibarium?

Pseudonym dibalik Shiba Inu, Ryoshi, sempat merilis konsep resmi dari proyek Shibarium di blog pribadinya pada Mei 2021. Secara garis besar, Shibarium merupakan rencana ekspansi Shiba Inu yang beroperasi pada jaringan blockchain Ethereum.

Rencana tersebut meliputi pembentukan Decentralized Exchange (DEX), metaverse dan game blockchain seperti Shiba Eternity. Jika eksekusinya berhasil, proyek Shibarium akan membuat Shiba Inu tak lagi sebatas token meme, melainkan aset kripto yang punya ekosistem komprehensif.

Meski postingan blog milik Ryoshi kini sudah dihapus, proyek Shibarium terus berlanjut. Rencananya, ekosistem komprehensif milik Shiba Inu ini akan beroperasi pada layer-2 dari jaringan blockchain Ethereum.

Hingga saat ini, developer Shibarium masih terus menyempurnakan proyek upggrade ini. Semula, developer menargetkan peluncuran penuh pada Februari 2023 lalu, namun ternyata rencana tersebut harus tertunda dengan alasan penyempurnaan. Meski begitu, Maret lalu developer Shibarium membuka akses pratinjau SHIB metaverse, yang merupakan bagian dari grand proyek ini.

Mengapa Shibarium Penting?

Blockchain Ethereum dimana Shiba Inu beroperasi hingga saat ini masih terkendala skalabilitasnya yang terbatas. Gara-gara itu juga, transaksi pada jaringan Ethereum terbilang lamban dan mahal.

Meski grand proyek upgrade ini masih bercokol pada blockchain yang sama, developer Shibarium mengklaim bakal ada sejumlah terobosan yang bisa membuat harga Shiba Inu lebih stabil di masa depan. Optimisme itu bukannya tanpa alasan, Sobat Cuan. Berikut alasan mengapa Shibarium layak kamu nantikan1

Ekosistem Sempurna Bagi Shiba Inu

Shibarium digadang dapat membuat Shiba Inu punya ekosistem lengkap, berikut dengan DEX, sejumlah permainan hingga proyek Metaverse. Konsep ini menjadi strategi utama bagi developer Shiba Inu untuk meningkatkan pengguna koin meme-nya berikut dengan ketersediaan likuiditasnya.

Transaksi Lebih Cepat dan Murah

Proyek grand design ini juga bertujuan untuk percepatan proses transaksi yang selama ini menghambat pertumbuhan nilai guna Shiba Inu. Strateginya yakni dengan menambah layer kedua pada blockchain dimana token meme selama ini beroperasi.

Bukan hanya itu, proyek ini juga bertujuan untuk memangkas biaya gas transaksi SHIB. Selama ini, transaksi SHIB terkenal mahal, bahkan bisa melampaui nilai transaksinya sendiri lantaran tingginya biaya gas pada jaringan Ethereum. Namun, biaya gas dapat ditekan setelah layer kedua resmi beroperasi nanti.

Utility Token Meningkat

Ekosistem lengkap pasti akan berdampak pada meningkatnya utilitas token. Apalagi, ekosistem ini akan menggunakan fitur-fiturnya untuk mengkonsumsi SHIB dengan bermain game blockchain atau bertransaksi.

Sebagaimana kamu tahu sebelumnya bahwa SHIB adalah token meme yang mengandalkan strategi ShibBurn untuk mengendalikan suplai dan menjaga nilainya. Ini dikarenakan pasokan SHIB yang melimpah sehingga membuat harganya gampang longsor.

Developer juga memperkenalkan koin native baru dalam jaringan anyar itu, yakni BONE dan LASH. validator jaringan dan stake holders pada ekosistem Shibarium akan dibayar dengan token-token tersebut. Sehingga, aktivitas mereka dipastikan tidak akan membuat pasokan SHIB makin melimpah, tetapi justru membantu komunitas dalam melakukan ShibBurn.

Pengembangan DApp

SHIB sebagai memecoin selama ini tidak bisa bertindak sebagai koin native DApps pada jaringan Ethereum. Namun, proyek Shibarium akan membuat komunitas SHIB jadi punya DApps sendiri karena sudah punya ekosistem komprehensif.
Tentunya nanti komunitas ini akan memiliki sejumlah token baru terkait DApps anyar mereka.

Baca Juga: Memahami Ethereum Classic, Apa Bedanya dengan Ethereum?

Bagaimana Cara Kerja Shibarium

Shibarium memiliki otoritas yang lebih luas perihal operasional SHIB, yakni dapat menangani transaksinya sendiri pada layer kedua yang sedang dikembangkan. Efeknya, Ethereum akan terbebas dari sebagian beban transaksi SHIB yang suka menimbulkan kemacetan.

Layer kedua itu akan menjadi ekosistem penuh yang semi terpisah dari ekosistem Ethereum secara keseluruhan. Hal ini juga dimungkinkan berkat beralihnya protokol jaringan dari PoW (Proof of Work) menjadi PoS (Proof of Stake).

Ekosistem ini juga menawarkan alternatif ShibBurn untuk menjaga nilai tukarnya, sekaligus memperkenalkan sejumlah token-token anyar dalam operasionalnya.

Token-Token Shibarium

Selain SHIB, ada empat token dan koin anyar yang akan beroperasi pada jaringan layer kedua ini, yakni BONE, LEASH, TREAT dan SHI.

BONE

Shibarium menggunakan BONE sebagai koin utility dengan maksimum sulpai sebanyak 230 juta token saja. Token ini digunakan untuk membayar jasa validator jaringan layer kedua.
Karenanya, BONE juga bertindak sebagai governance token pada ShibaSwap.

LEASH

Jika validator diganjar token BONE, stake holders akan menerima xLEASH sebagai bayarannya. Tentunya peran stake holders jadi signifikan lantaran layer kedua ini mengikuti protokol Proof of Stake (PoS),

Karenanya, stake holders menerima upah berupa token yang lebih berharga. Token LEASH memiliki suplai maksimal 107.646 token saja yang artinya lebih langka ketimbang BONE. Mekanisme ini menjadikan aktivitas staking jadi lebih menguntungkan bukan, Sobat Cuan?

TREAT

Upah lain yang bakal diterima validator dan developer di ekosistem Shibarium adalah token TREAT. Liquidity provider pada ShibaSwap juga bisa mendapat token ini jika mencaapi limit tertentu. Ya, hitung-hitung sebagai bonus saja.

SHI

Bukan hanya token-token hadiah, Shibarium juga merancang stablecoin bernama SHI. Tujuan utama koin ini adalah penyeimbang alat pembayaran saat pasar token-tokennya sedang fluktuatif.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Coin Telegraph, Blockchain Media

Ditulis oleh
channel logo

Fathia Nurul Haq

Right baner

Bagikan artikel ini

Apakah artikel ini berguna untukmu?

like
like
Right baner
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1

Daftar