Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Apa 6 Metode Penilaian Investasi Utama bagi Investor?
shareIcon

Apa 6 Metode Penilaian Investasi Utama bagi Investor?

8 Jun 2023, 8:12 AM·Waktu baca: 4 menit
shareIcon
Kategori
Metode Penilaian Investasi

Sebelum memulai investasi, ada baiknya para investor mengetahui metode penilaian investasi agar dapat menduga keuntungan bersih yang diperoleh. Lalu apa saja metode penilaian investasi yang wajib diketahui oleh investor? Yuk, simak artikel di bawah ini!

Apa Itu Metode Penilaian Investasi?

Metode penilaian investasi adalah suatu cara untuk menilai kelayakan sebuah investasi. Adapun yang dimaksud investasi adalah penanaman uang atau modal dengan tujuan memperoleh keuntungan.

Dalam melakukan metode tersebut, investor biasanya berfokus pada dua faktor: tingkat risiko dan potensi profitabilitas. Sehingga, untuk mengukurnya, investor memasukkan variabel seperti perhitungan bunga, penilaian uji kelayakan, perkiraan profitabilitas, dan identifikasi tren investasi dalam jangka panjang.

Investor perlu memahami metode penilaian investasi tersebut untuk menakar prospek suatu investasi di masa depan. Tujuan ini dapat dimaklumi lantaran setiap investor tentu menginginkan modal yang ditanamnya untuk terus bertumbuh dan dapat menuai hasilnya di kemudian hari.

Selain itu, investor dapat mendapat manfaat lain dari mengetahui penilaian investasi. Apa saja manfaat tersebut?

Manfaat Metode Penilaian Investasi

Adapun manfaat penerapan metode penilaian investasi bagi investor adalah sebagai berikut:

1. Menilai Prospek Perusahaan

Metode penilaian investasi dapat membantu perusahaan dalam menyusun proposal, mengambil kebijakan, menilai kinerja, hingga prospek yang dapat menarik perhatian investor.

2. Menaksir Profitabilitas investasi

Metode penilaian investasi dapat membantu investor menghindari kemungkinan risiko kerugian di masa mendatang dan memaksimalkan prospek kinerja dengan menilai kondisi perusahaan.

Baca juga: Anti Deg-Degan! Simak 6 Cara Menghindari Investasi Bodong Berikut!

5 Metode Penilaian Investasi bagi Investor

Setelah mengetahui definisi dan manfaat dari metode penilaian investasi, berikut ini beberapa metode yang dapat diterapkan oleh investor di antaranya:

1. Return of Investment (ROI)

ROI adalah laba atas investasi yang dihitung berdasarkan hasil pembagian dari pendapatan yang dihasilkan oleh sejumlah modal yang ditanam.

Metode ini dapat membantu investor mengetahui efisiensi dan evaluasi dari kegiatan investasi. Perhitungannya menggunakan rumus:

ROI = (Laba Bersih / Total Biaya Investasi) x 100 atau

ROI = ((Nilai Investasi - Biaya Investasi - Biaya Terkait) / Biaya Investasi) x 100

Kelemahan dari metode ROI adalah tidak memperhitungkan lamanya kegiatan investasi itu untuk menghasilkan imbal hasil dan tidak memperhitungkan risiko yang muncul di masa depan.

2. Payback Period (PP)

Metode PP dapat membantu investor mengetahui seberapa lama mereka balik modal. Jika jangka waktu pengembalian modal semakin singkat, maka investasi dapat dinilai bagus dan layak dilanjutkan.

Adapun perhitungannya menggunakan rumus:

PP = Nilai Investasi : Kas Masuk Bersih atau

PP = n + (a-b)/c - b x 1 tahun

Keterangan:

n = tahun terakhir, yaitu jumlah arus kas belum bisa menutupi investasi awal

a = jumlah investasi awal

b = jumlah kumulatif arus kas pada tahun ke-n

c = jumlah kumulatif arus kas pada tahun n+1

Adapun kelemahan dari metode PP adalah pengabaian nilai waktu uang dan aliran kas setelah periode payback.

3. Profitability Index (PI)

Penggunaan metode PI dapat membantu investor membandingkan nilai kas pada masa kini dengan masa mendatang. Rumus perhitungannya dapat ditulis:

PI = Nilai Arus Kas Bersih : Nilai Investasi

4. Net Present Value (NPV)

Metode penelitian investasi selanjutnya dan paling sering digunakan oleh investor adalah metode NPV. Metode ini dapat membantu investor dalam menilai rasio antara nilai kas masuk saat ini dengan nilai kas keluar pada periode tertentu.

Jika nilai NPV positif, maka potensi keuntungan cukup tinggi dan investor dapat melanjutkan investasi. Berikut adalah rumus NPV untuk investasi arus kas tunggal:

NPV = [Arus Kas/(1+i)^t] - Investasi Awal

Keterangan:

i = tingkat diskon

t = jumlah masa waktu

Adapun rumus NPV menggunakan tabel PVIFA dapat ditulis sebagai berikut:

NPV = (Ct x PVIFA(r)(t)) - C0

Keterangan:

Ct = Arus kas per tahun pada periode t

Co = Nilai investasi awal pada tahun ke 0 (dalam Rupiah)

r = Suku bunga atau discount rate (dalam %)

t = jumlah masa waktu (periode dalam tahun)

PVIFA = tabel Present Value Interest Factor for an Annuity

5. Internal Rate of Return (IRR)

Penggunaan metode IRR dapat membantu investor dalam menghitung profitabilitas investasi yang sedang berjalan. IRR adalah tingkat return yang akan membuat nilai NPV dari estimasi arus kas di masa depan menjadi nol. Dengan kata lain, IRR adalah tingkat return di mana NPV pendapatan perusahaan di masa depan bisa setara dengan pengeluaran modalnya.

Semakin tinggi nilai IRR, maka investasi yang sedang berjalan diketahui akan menguntungkan. Rumus IRR dapat ditulis:

IRR = I1 + NPV1 - NPV2 I2 - I1

Keterangan:

I1 = Tingkat diskonto untuk NPV positif

I2 = Tingkat diskonto untuk NPV negatif

NPV1 = Net Present Value positif

NPV2 = Net Present Value negatif

Kelemahan dari metode IRR adalah hanya membandingkan arus kas proyek dengan biaya proyek tanpa mempertimbangkan faktor durasi proyek, biaya masa depan, atau ukuran proyek.

6. Average Rate of Return (ARR)

Penggunaan metode ARR dapat membantu investor dalam menghitung besaran rata-rata laba yang diperoleh setiap tahunnya dari suatu investasi. Jika nilai ARR semakin tinggi, maka dapat diketahui bahwa investasi akan menguntungkan.

Berikut penulisan rumusnya:

ARR = (Rata-Rata Laba Setelah Pajak : Rata-Rata Investasi) x 100%

Itulah metode penilaian investasi yang dapat investor terapkan saat berinvestasi. Pilihlah metode sesuai preferensi dan kebutuhan para investor. Jangan lupa untuk menganalisis risiko dan memahami metode penilaian investasi sebelum berinvestasi agar banjir cuan!

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi Saham ASindeks saham ASemas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Sumber: OCBC, kumparan, lifepal

Ditulis oleh
channel logo

Galih Gumelar

Right baner

Galih Gumelar

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
investasi
Sobat Cuan, Begini Lho Cara Jitu Screening Saham Favoritmu!
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1