pluang_logo

Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
pluang_logo
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 3 menit

View

464

Pluang Insight: Bagaimana Kinerja IBM di Q4 2021?

Salah satu raksasa teknologi Amerika serikat (AS), International Business Machine Corp baru saja merilis laporan keuangannya untuk periode kuartal IV 2022. Seperti apa hasilnya? Yuk, simak ulasannya di Pluang Insight berikut!

Profil IBM

IBM adalah salah satu perusahaan layanan informasi teknologi terbesar di dunia yang beroperasi di 175 negara dan memiliki sekitar 350.000 karyawan.

IBM juga memiliki 80.000 mitra bisnis yang melayani lebih dari 5.200 klien, di mana 95% di antaranya merupakan perusahaan Fortune 500. Walaupun bisnis IBM lebih banyak bersifat business-to-business, namun hampir 90% infrastruktur kartu kredit di dunia dikuasai oleh IBM. Dominasi IBM tak berhenti di situ saja, sebab IBM juga menguasai 50% koneksi nirkabel di dunia.

Baca juga: 3 Jenis Gaya Investasi Saham

Tren Penjualan IBM

Menurut laporan keuangan yang dirilis Senin (24/1), IBM berhasil membukukan nilai penjualan sebesar US$16,7 miliar pada kuartal IV 2021, tumbuh 9% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Ternyata, raihan tersebut melebihi ekspektasi pasar US$16 miliar.

Kabar baiknya, kinerja kinclong IBM ini mendorong nilai sahamnya US$7,5 per lembar setelah penutupan pasar. Hal ini terjadi lantaran perseroan merilis laporan keuangannya setelah sesi perdagangan berakhir.

Pertumbuhan nilai penjualan tersebut disokong oleh pertumbuhan penjualan operasional sebesar 6% secara tahunan akibat larisnya produk hybrid-cloud besutan perseroan. Saking moncernya kinerja tersebut, petinggi IBM bahkan mengatakan bahwa laju pertumbuhan tersebut merupakan yang terkencang sejak kuartal III 2011.

Di samping itu, pendapatan IBM di kuartal lalu juga didorong oleh pendapatan jasa konsultasi sebesar 19% secara tahunan. Hal ini terjadi gara-gara banyak perusahaan lain yang meminta pendapat ahli IBM seiring keinginan mereka untuk beralih atau upgrade di sektor teknologi.

Tak ketinggalan, penjualan piranti lunak yang tumbuh 10% secara tahunan juga menopang apiknya kinerja keuangan perusahaan. Usut punya usut, produk hybrid platform mereka ternyata cukup laris di pasaran.

Senior Vice President dan CFO IBM James J. Kavanaugh sampai-sampai mengatakan bahwa hasil laporan keuangan IBM di kuartal IV 2021 membuktikan bahwa perseroan berhasil memperluas ekosistem dan mengakuisisi 15 perusahaan untuk memperkuat pilar hybrid cloud dan kemampuan teknologi rekayasa kecerdasan (artificial intelligence) ciptaan perusahaan.

Namun, terdapat satu catatan penting lagi terkait IBM di kuartal lalu. Pada November, IBM telah mendivestasikan salah satu lini bisnisnya, Kyndryl.

Laba Bersih IBM

Dari peningkatan penjualan yang terbilang paling kencang sejak 2011, IBM membukukan penghasilan sebesar US$3 miliar alias ngebut 80% dibanding kuartal IV tahun lalu.

Susutnya biaya operasional sebesar 16,8% secara tahunan ternyata menjadi penopang utama meroketnya laba bersih IBM. Sobat Cuan perlu memahami bahwa turunnya biaya operasional ini terjadi akibat biaya penjualan umum dan administratif turun drastis sebesar 21,6% secara tahunan.

Kendati demikian, Kavanaugh mengatakan bahwa biaya gaji di kuartal ini tetap tinggi sebab industri teknologi sedang mengalami kekurangan tenaga kerja.

Baca juga: 6 Faktor Mempengaruhi Harga Saham

Outlook 2022

Di tahun 2022, IBM menargetkan untuk membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 7% hingga 8% dan tambahan penjualan dari Kyndryl sebesar 3%.

Jika dilihat dari tren yang sedang diadopsi perusahaan, IBM adalah salah satu perusahaan yang diuntungkan dalam jangka panjang karena permintaan akan software dan konsultasi teknologi yang terus berkembang. Namun, jika kesulitan perusahaan untuk mencari tenaga ahli dalam sektor teknologi terus berlanjut, maka pendapatan IBM pun akan tergerus ke depan.

Merger dan akuisisi yang dilakukan oleh IBM pun berimbas positif bagi arus kas dan neraca perusahaan. Sebab, kedua aksi korporasi tersebut dapat mengerdilkan valuasi perusahaan dan memudahkan IBM untuk mencapai target penjualan tahun ini. Apalagi, aksi IBM yang melakukan divestasi saham Kyndryl pun akan membantu perseroan untuk memiliki arus kas yang lebih deras dan melakukan ekspansi yang lebih terarah ke depan.

Dari segi valuasi, IBM sekarang memiliki valuasi 11,7x 23F P/E, lebih rendah dibanding rata-rata industri saat ini 15,9x 23F P/E. Bahkan, nilai valuasi IBM dari sisi rasio P/E memiliki nilai termurah ketiga dibandingkan kawan-kawannya yang sama-sama bergelut di sektor teknologi. Sobat Cuan bisa melihat perbandingan tersebut di grafik berikut!

Selain dilihat dari sisi rasio P/E, valuasi IBM jika ditilik dari rasio EV/pendapatan pun di angka 2.7x EV/sales 23F, lebih murah jika dibandingkan perusahaan sejenis. Hal ini terjadi berkat kantong kas IBM yang sangat tebal setelah perusahaan 'merelakan' Kyndryl.

Dapatkan CFD Saham IBM di Sini!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

RELATED_ARTICLES