Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Fitur Proarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Kabar Sepekan: Kenaikan BBM di Depan Mata, Harga Telur Ayam Jadi Derita
shareIcon

Kabar Sepekan: Kenaikan BBM di Depan Mata, Harga Telur Ayam Jadi Derita

26 Aug 2022, 8:41 AM·Waktu baca: 5 menit
shareIcon
Kategori
Kabar Sepekan: Kenaikan BBM di Depan Mata, Harga Telur Ayam Jadi Derita

Selamat berakhir pekan, Sobat Cuan! Kabar Sepekan kembali hadir dengan kabar-kabar ekonomi hits yang menghiasi pemberitaan sepekan terakhir. Kali ini, terdapat kabar soal polemik kenaikan harga BBM hingga pidato Fed terkini di Jackson Hole. Simak selengkapnya di sini!

Kabar Internasional Sepekan

1. China Rogoh Kocek 1 Triliun Yuan demi Selamatkan Ekonomi

Otoritas China pada Rabu (24/8) mengumumkan paket regulasi berisi 19 kebijakan ekonomi anyar demi menyelamatkan pertumbuhan ekonomi China yang "di ujung tanduk".

Dalam kebijakan ini, China berniat menggelontorkan 1 triliun Yuan atau setara US$146 miliar untuk mendanai proyek infrastruktur, menambah pasokan sumber energi, penyediaan bahan pangan, dan menggenjot pembangunan di tingkat daerah.

2. Aktivitas Bisnis AS Lesu di Agustus, Pertanda Resesi?

Aktivitas bisnis swasta di Amerika Serikat (AS) melemah pada Agustus 2022. Hal ini tercermin dari skor the S&P Global Flash Composite Purchasing Manager Index (PMI) yang berada di angka 45, anjlok dari 47,7 sebulan sebelumnya.

Dengan demikian, kegiatan bisnis AS di Agustus merupakan yang terlemah sejak Mei 2020. Sekadar informasi, nilai skor indeks berada di bawah 50 mengindikasikan kontraksi aktivitas ekonomi.

Laporan tersebut mengatakan, kenaikan suku bunga kredit, disrupsi rantai pasok, dan kelangkaan bahan baku produksi menjadi biang kerok utama lemahnya kegiatan bisnis di AS bulan ini.

3. Selain di China, Apple Bakal Rakit iPhone 14 di India

Perusahaan teknologi Apple Inc. berniat merakit seri ponsel pintar anyarnya iPhone 14 di India demi mengurangi beban China yang selama ini menjadi produsen utama iPhone.

Namun, perusahaan akan melakukan hal tersebut dalam kurun dua bulan setelah ponsel iPhone 14 produksi China dikirimkan dari negara tirai bambu tersebut.

Bloomberg melaporkan, Apple menempuh langkah tersebut untuk mengurangi jeda waktu antara produksi dan peluncuran, yang biasanya berkisar enam hingga sembilan bulan.

Di samping itu, Apple juga mencari alternatif produsen iPhone selain China setelah hubungan negara tersebut dengan AS semakin panas.

4. The Fed Kekeh Ketatkan Moneter demi Redam Inflasi

Bank sentral AS The Fed mengatakan bakal terus menjalankan kebijakan moneter yang ketat demi meredam inflasi. Sikap itu disampaikan Ketua The Fed Jerome Powell dalam pidatonya di simposium ekonomi Jackson Hole, Jumat (26/8).

Powell mengatakan, upaya menjaga kestabilan harga barang dan jasa membutuhkan waktu. Bahkan upaya itu pun bisa "melukai" bisnis dan rumah tangga. Namun menurutnya, ekonomi AS justru akan diterpa badai yang lebih buruk jika The Fed gagal memelihara kestabilan harga-harga.

Sayangnya, dalam pidato tersebut, Powell tidak memberikan kisi-kisi mengenai tingkatan kenaikan suku bunga acuan berikutnya.

Baca Juga: Rangkuman Pasar: The Fed Bikin Gigit Jari, IHSG & Kripto Langsung Grogi

Kabar Kripto Sepekan

1. Ethereum Jadwalkan Pembaruan Jaringan di Pertengahan September

Ethereum Foundation akhirnya memastikan jadwal pembaruan jaringan Ethereum, atau dikenal sebagai The Merge, antara 10 hingga 20 September mendatang. Mereka mengumumkan hal itu dalam unggahan blog di situs pribadinya, Rabu (24/8).

Dalam pembaruan ini, Ethereum akan mengganti algoritma konsensusnya dari Proof-of-Work menjadi Proof-of-Stake yang diharapkan bisa mengurangi kepadatan lalu lintas jaringan dan menurunkan biaya transaksi.

2. Bored Ape Kini Mejeng di Cokelat M&M's

Gambar berupa wajah kera-kera bertampang bete khas Bored Ape bakal segera tertera di atas permen cokelat M&M's setelah salah satu pemilik Non-Fungible Token (NFT) Bored Ape, Universal Music Group, menjalin kerja sama dengan produsen M&M's, Mars.

Namun, tak semua penikmat cokelat bisa menikmati M&M's bergambar Bored Ape. Pasalnya, Mars hanya akan menjual 10.000 bungkus cokelat edisi tersebut.

3. Niat Retas Protokol NEAR, Sang Pelaku Malah Boncos!

Jaringan jembatan protokol NEAR bernama Rainbow Bridge menjadi target sasaran peretasan pekan ini. Namun, alih-alih menggondol aset kripto bernilai jutaan Dolar AS, sang pelaku malah kehilangan 5 ETH!

Hal ini terjadi setelah sistem protokol berhasil memblokir aksi sang peretas secara otomatis selama 31 detik pasca berlangsungnya serangan itu.

4. Platform BendDAO Alami Krisis Likuiditas

Platform pinjam-meminjam NFT BendDAO dilaporkan mengalami krisis likuiditas setelah cadangan dananya dalam bentuk ETH terkuras parah.

Imbasnya, BendDAO pun meminta nasabahnya buru-buru melunasi pinjamannya dalam kurun 48 jam setelah pengumuman tersebut plus biaya tambahan sebesar 5% dari harga NFT-nya.

Baca Juga: Kabar Sepekan: RI Punya Uang Kertas Anyar, Elon Musk Kembali Bikin Gempar!

Kabar Domestik Sepekan

1. Setelah Bersabar 1,5 Tahun, BI Akhirnya Kerek Bunga Acuan 25 Basis Poin

Bank Indonesia (BI) akhirnya mengerek suku bunga acuannya BI 7-Day Reverse Repo Rate (7DRRR) sebesar 25 basis poin menjadi 3,75% pada Selasa (23/8). Ini menandai pertama kalinya BI mengerek suku bunga acuan setelah 18 bulan menahannya di level 3,5%.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, BI menempuh langkah tersebut demi memitigasi peningkatan inflasi inti dan ekspektasi inflasi. Sekadar informasi, inflasi Indonesia sudah menyentuh 4,95% secara tahunan di Juli.

2. Jokowi Segera Umumkan Kenaikan Harga BBM?

Isu tentang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi Pertalite menjadi perbincangan hangat sepanjang pekan ini.

Ini bermula setelah Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan pada akhir pekan lalu mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo akan mengumumkan kenaikan harga BBM pada pekan ini.

Namun, Jokowi pada Selasa (23/8) justru mengatakan pemerintah masih mengkaji dampak positif dan negatif dari kebijakan tersebut. "Ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Jadi semuanya harus diputuskan secara hati-hati," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

3. Harga Telur Ayam Meroket, Diklaim Capai Rekor Tertinggi dalam 5 Tahun!

Pedagang pasar dan petelur domestik kompak mengeluhkan harga telur ayam ras yang kini menembus di atas Rp30.000 per kilogram (kg). Pasalnya, mereka mengklaim harga ini sebagai yang tertinggi dalam lima tahun terakhir!

Ketua Presidium Pinsar Petelur Nasional (PPN) Yudianto Yosgiarso pada Selasa (23/8) menduga program bantuan sosial berupa bagi-bagi telur plus kenaikan harga pakan menjadi biang keladi menanjaknya harga telur ayam beberapa waktu belakangan.

4. Hore! Harga Tiket Pesawat Turun 15% Pekan Depan

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan harga tiket pesawat bisa saja turun 15% mulai pekan depan. Hanya saja, harga tiket diskon itu hanya berlaku bagi jam-jam penerbangan sepi (nonprimetime) setiap Senin hingga Kamis.

Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan keterisian penumpang pesawat di jam-jam tersebut, yang ujungnya berujung pada kenaikan penerimaan maskapai.

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS CFD, serta lebih dari 140 aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Sumber: CNN IndonesiaCNBC IndonesiaReutersBloombergCNBC

Ditulis oleh
channel logo

Galih Gumelar

Right baner

Galih Gumelar

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
kabar sepekan
Kabar Sepekan: Rusia Kena Sanksi Bejibun, Harga Minyak Naik ke Ubun-Ubun
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1