Pluang Plus

Benefit eksklusif dengan Pluang+. Gabung sekarang!

Pluang Plus

Pluang+

Blog

Tentang Kami

Inovasi dan kemudahan adalah misi kami, lihat kisahnya di sini!

FAQ

Temukan semua jawaban tentang berinvestasi di Pluang

Kontak Kami

Kami dengan senang hati menjawab pertanyaanmu. Hubungi kami!

Karir

Bergabunglah dengan tim kami!

telegram
telegram
  • facebook_logo
  • instagram_logo
  • twitter_logo
  • youtube_logo
  • telelgram_logo
  • linkedin_logo
  • tiktok_logo
app_logo
Pluang Plus

Benefit eksklusif dengan Pluang+. Gabung sekarang!

Pluang Plus
BlogIcon
Blog
Berita & AnalisisAkademiEventKamusTips & Trik InvestasiPromo
bookmark
Bookmark
Bagikan
news

Waktu baca: 3 menit

View

0

Rangkuman Pasar: IHSG & Kripto Kompak Senang, Tapi DOGE Berlari Paling Kencang

Selamat Sore, Sobat Cuan! IHSG dan aset kripto masih bersenang-senang di zona hijau di Kamis (27/10) sore. Namun, Dogecoin menjadi koin yang paling semangat di sore ini! Apa yang terjadi? Simak selengkapnya di Rangkuman Pasar!

IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) parkir di zona hijau pada perdagangan Kamis (27/10). Setelah terkoreksi dua hari berturut-turut, kini indeks garuda kembali bergigi dengan apresiasi sebesar 0,68% atau 47,82 poin menjadi 7.091,76.

Salah satu angin segar yang menjadi tenaga IHSG ialah penguatan Rupiah terhadap Dolar AS yang telah terjadi sejak kemarin. Mengacu pada situs Bloomberg, hari ini Rupiah sempat diperdagangkan di level Rp15.548 per Dolar AS, menguat 15 poin atau 0,09% dari kemarin.

Perpecahan di kalangan pejabat Federal Reserve terkait penguatan suku bunga The Fed mendalangi perkasanya mata uang garuda.

Sebagaimana diketahui, Presiden The Fed San Fransisco Mary Daly terang-terangan menginginkan pelonggaran moneter dari sikap hawkish The Fed yang menurutnya sudah terlalu ketat. Sementara Presiden The Fed Chicago Charles Evans menginginkan agar laju kenaikan suku bunga acuan terus ngegas hingga mencapai 4,5% tahun depan.

Beruntungnya, perpecahan tersebut malah membuat investor RI optimistis. Pasalnya, langkah agresif The Fed selama ini membuat pasar domestik kalang kabut lantaran kapital yang pulang kampung.

Jika laju kenaikan Fed Rate melambat, maka riak di pasar domestik jadi lebih tenang. Hasilnya, beberapa emiten perbankan seperti Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, alias (BBRI), Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, alias (BBNI), Bank Central Asia Tbk, alias (BBCA) turut menghijau seiring dengan optimisme investor tersebut.

Secara statistik, menghijaunya pasar modal hari ini diikuti oleh 310 emiten yang bergerak di zona hijau. Sejumlah emiten konsumer tampak duduk di jajaran top gainers hari ini, di antaranya PT Ace Hardware Indonesia Tbk, (ACES) yang loncat 6,54% menjadi Rp570 per lembar saham dan PT H.M. Sampoerna Tbk, (HMSP) sebesar 4,98% menjadi Rp1.055 per lembar saham.

Baca Juga: Pluang Pagi: Saham AS Akhirnya Tersandung, Aset Kripto Tetap Melambung!

Aset Kripto

Sementara itu, nilai aset kripto masih terlihat menghijau di Kamis sore meski pergerakannya tak sesignifikan pagi hari. Melansir Coinmarketcap pukul 15.12 WIB, delapan dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar masih bertengger di zona hijau dalam 24 jam terakhir.

Sama seperti pagi tadi, reli aset kripto kali ini masih disebabkan oleh selera risiko pelaku pasar yang meningkat di pasar kripto.

Adapun salah satu penyebabnya adalah pelemahan nilai Dolar AS. Sekadar informasi, pada pukul 14.54 WIB, nilai indeks Dolar AS berada di 109,82 atau melemah 0,41% dari posisi yang sama sehari sebelumnya. Pelaku pasar tentu akan melepas Dolar AS jika daya tarik aset greenback tersebut mulai pudar.

Di samping itu, dari sisi makroekonomi, kepercayaan diri pelaku pasar untuk berkubang di pasar kripto semakin tinggi setelah mereka meyakini bank sentral AS, The Fed, akan mengerem kebijakan moneternya setelah melihat data-data makroekonomi AS yang kian mengecewakan.

Selain itu, harga aset kripto masih menanjak berkat aktivitas short liquidations di pasar berjangka BTC sebesar US$550 juta dalam 24 jam terakhir. Short liquidations adalah aktivitas yang memaksa pelaku pasar untuk membeli BTC di tingkat harga tertentu di atas open positions yang mereka pasang sebelumnya.

Sesuai tabel di atas, terdapat nilai Dogecoin (DOGE) yang melesat kencang pada sore hari ini. Hal itu terjadi setelah punggawa Tesla, Elon Musk, dikabarkan akan resmi mengambil alih perusahaan media sosial Twitter pada Jumat (28/10) mendatang, sehingga pelaku pasar yakin peristiwa itu bisa memperluas adopsi DOGE di platform tersebut.

Baca Juga: Rangkuman Pasar: Aset Kripto 'Balas Dendam' Kala IHSG Semakin Runyam

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futuresSaham AS, serta lebih dari 140 aset kripto dan belasan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Bagikan
Tags

Apakah artikel ini bermanfaat?

Artikel Terkait