Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Pluang Web TradingNewarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Berita & Analisis

Mogok Kerja Para Buruh General Motor (GM) Tidak Buat Pendapatan Perusahaan Turun
shareIcon

Mogok Kerja Para Buruh General Motor (GM) Tidak Buat Pendapatan Perusahaan Turun

25 Oct 2023, 5:59 AM·Waktu baca: 2 menit
shareIcon
Kategori
Mogok Kerja Para Buruh General Motor (GM) Tidak Buat Pendapatan Perusahaan Turun

General Motors (GM) baru saja merilis laba dan pendapatannya di kuartal III 2023. Lantas, seperti apa hasilnya? Simak selengkapnya di bawah ini!

Kinerja Keuangan General Motor (GM) 

Pada Q32023, General Motors (GM) berhasil mendistribusikan 1,62 juta kendaraan listrik (+5,2% YoY) dengan penjualan terbesar berasal dari Amerika Utara yakni sebanyak 796 ribu unit (+20% YoY) dan China sebanyak 541,8 ribu unit (-13,9% YoY) dengan average selling price sebesar US$50.750. Volume penjualan utama kendaraan GM berasal dari brand Buick dengan proporsi 54%, diikuti oleh Chevrolet, GMC dan Cardalic dengan proporsi sebesar 21%, 19% dan 6%. Hal ini mendukung pendapatan General Motors (GM) bertumbuh 5.4% YoY menjadi US$44,1 miliar atau melebihi ekspektasi yang berada di level US$43,68. Sedangkan laba perusahaan menurun 7,3% YoY menjadi US$3,06 miliar atau dengan tingkat EPS sebesar US$2,28 (ekspektasi analis berada di level US$1,88).

Apa Efek Dari Pemogokan Kerja Buruh GM?

Adanya 14,2 ribu buruh dari General Motors (GM) yang melakukan pemogokan kerja selama 5 minggu telah mengganggu sistem produksi dan distribusi EV, penipisan ketersediaan suku cadang untuk perawatan berkala dan rutin. Para pekerja menuntut agar adanya kenaikan gaji dan penyelesaian permasalahan tunjangan kesehatan. Pemogokan kerja sudah menelan biaya sebesar US$200 juta dalam dua minggu pertama. Perusahaan memprediksikan pada tahun 2023, pretax earnings General Motors (GM) akan menurun US$800 juta karena aksi mogok ini. General Motors (GM) telah menawarkan kontrak peningkatan gaji sebesar 23% selama masa kontrak yang berjalan hingga tahun 2028, seiring dengan penyesuaian biaya hidup akibat inflasi. 

Proyeksi Masa Depan

General Motors (GM) akan membagikan cash dividen dengan DPS sebesar US$0.09 pada 4Q2023 (di record pada tanggal 1 Desember 2023 dan dibayarkan pada 14 Desember 2023). Perusahaan juga telah merevisi proyeksi terhadap EBIT menjadi US$13 miliar dan EPS sebesar US$7,15-US$8,15 pada tahun 2023. Selanjutnya, rencana ekspansi perusahaan ke truk listrik juga mengalami penundaan menjadi di akhir tahun 2025. Hal ini disebabkan oleh pendanaan nilai investasi yang besar serta menyelaraskan dengan permintaan kendaraan listrik secara global, karena sekarang permintaan EV sedang mengalami perlambatan. Untuk mendukung realisasi, GM berkomitmen untuk menganggarkan CAPEX sebesar US$35 miliar sampai dengan tahun 2025 guna membangun infrastruktur pendukung serta meningkatkan kapasitas untuk memproduksi EV. Perusahaan memproyeksi untuk memiliki pabrik dengan skala produksi sebesar 1 juta EV per tahun di Amerika Utara pada tahun 2025.

Transaksi GM di Sini!

Ditulis oleh
channel logo

Marco Antonius

Right baner

Marco Antonius

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait
earning_call
Pendapatan NVIDIA Melampaui Ekspektasi Analis, Prospek Masa Depan Tetap Optimis
news card image
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1