Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Pluang Web TradingNewarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Kamus

Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR)
shareIcon

Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR)

0  dilihat·Waktu baca: 4 menit
shareIcon
Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR)

JIBOR adalah salah satu suku bunga acuan yang ditetapkan oleh BI. Namun, apa fungsi dari suku bunga satu ini?

Apa Itu JIBOR?

JIBOR adalah rata-rata suku bunga indikasi pinjaman tanpa agunan antar bank di Indonesia. Dengan istilah lain, suku bunga ini bukanlah rata-rata suku bunga agunan dari bank ke nasabahnya namun suku bunga yang berlaku ketika satu bank melakukan pinjaman dari bank lain. Makanya, JIBOR dapat disebut juga suku bunga penawaran antar bank untuk periode pemberian pinjaman lebih dari satu malam.

Suku bunga ini berperan sebagai tolok ukur tingkat bunga yang terjadi di pasar uang. Pelaku pasar juga menggunakannya sebagai referensi dalam berbagai kegiatan seperti menentukan suku bunga pinjaman, menetapkan harga instrumen keuangan, dan mengukur kinerja sebuah instrumen keuangan.

Baca juga: Suku Bunga

Mengenal Mekanisme Perhitungan JIBOR

JIBOR ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI) berdasarkan kuotasi suku bunga indikasi pinjaman yang ditawarkan oleh bank kontributor (offer rate). Bank wajib menyerahkan data offer rate tersebut kepada BI antara 07.00 WIB hingga 09.30 WIB, dengan koreksi online yang dapat dilakukan hingga 09.45 WIB.

Setelah data-data tersebut terhimpun, BI pun mulai menghitung suku bunga JIBOR dengan metode perhitungan rerata sederhana (simple average) dari kuotasi yang disampaikan oleh bank kontributor, setelah mengeluarkan 15% data offer rate tertinggi dan 15% data offer rate terendah.

Kemudian, BI akan mempublikasikan suku bunga ini pada pukul 10.00 WIB setiap hari kerja melalui situs resminya. Adapun suku bunga JIBOR yang dihitung dan dipublikasikan memiliki tenor satu minggu, satu bulan, tiga bulan, enam bulan, dan 12 bulan. Tadinya, BI juga sempat merilis suku bunga JIBOR overnight namun hal itu tidak lagi dilaksanakan sejak 2 Januari 2019.

Manfaat JIBOR

Secara keseluruhan, terdapat lima manfaat utama dari keberadaan suku bunga satu ini. Di antaranya yaitu:

1. Meningkatkan Pertumbuhan PUAB

JIBOR mendorong pertumbuhan Pasar Uang Antar Bank (PUAB), terutama dalam transaksi yang masih tergolong kecil dan tidak didasarkan pada benchmark atau suku bunga acuan yang jelas. Hal ini memberikan dukungan bagi pelaku pasar untuk menciptakan instrumen pasar uang lainnya berdasarkan suku bunga.

2. Mendukung Geliat Pasar Uang

Kehadiran JIBOR dapat memberikan dukungan bagi para pelaku pasar dalam menciptakan instrumen pasar uang berdasarkan suku bunga. Dalam hal ini, suku bunga tersebut dapat menjadi patokan atau rujukan suku bunga dalam transaksi.

3. Menjadi Suku Bunga Patokan bagi Nasabah Utama Perbankan

JIBOR juga membantu pihak perbankan dalam menentukan tingkat suku bunga kredit, pinjaman, dan deposito bagi nasabah yang berkualitas tinggi (nasabah prima).

4. Menjadi Tolok Ukur di Pasar Obligasi 

JIBOR menjadi tolok ukur atau benchmark dalam mengevaluasi kinerja dan harga obligasi di pasar.

Optimalisasi Kredibilitas JIBOR

Dalam mengimplementasikan JIBOR, BI merasa bahwa suku bunga tersebut harus disempurnakan sehingga suku bunga acuan tersebut benar-benar mencerminkan suku bunga yang terjadi di pasar. Oleh karenanya, pada 2 Januari 2019, BI membentuk JIBOR dengan mengacu pada data transaksi dan diterapkan dengan tata kelola yang baik.

Pendekatan ini pun sejalan dengan praktik umum global terkait referensi suku bunga keuangan yang dituangkan dalam prinsip International Organization of Securities Commissions (IOSCO) mengenai referensi suku bunga keuangan (IOSCO Principles for Financial Benchmarks). 

Penyempurnaan ini diharapkan dapat mendorong kredibilitas JIBOR sebagai suku bunga patokan pasar uang. Selain itu, upaya tersebut juga diharapkan mampu mengurangi kompleksitas kontrak keuangan dengan mendorong standardisasi penggunaan suku bunga acuan pada surat utang dan pinjaman dengan suku bunga mengambang, derivatif suku bunga Rupiah, serta valuasi instrumen keuangan.

Baca juga: Bagaimana Cara Melakukan Pembelian & Penjualan Emas Melalui Aplikasi Pluang?

Perbedaan JIBOR dengan IndONIA

Selain JIBOR, BI juga memiliki satu suku bunga acuan lain bernama Indonesia Overnight Index Average (IndONIA). Namun, apa bedanya suku bunga JIBOR dengan IndONIA.

IndONIA adalah indeks suku bunga atas transaksi pinjam-meminjam pinjaman tanpa agunan yang dilakukan antar bank untuk jangka waktu semalam (overnight). Karakteristik ini berbeda dengan JIBOR, yakni rerata suku bunga untuk pinjaman serupa namun dengan tenor mulai dari satu minggu.

Selain itu, formulasi penetapan IndONIA juga berbeda. Jika JIBOR dihitung menggunakan metode simple average dan mengeliminasi 15% offer rate tertinggi dan terendah, maka IndONIA dihitung berdasarkan rata-rata tertimbang nilai nominal transaksi (volume-weighted average) atas seluruh data transaksi yang dilakukan pada hari transaksi.

IndONIA sendiri mulai dipublikasikan BI sejak 1 Agustus 2018 untuk menggantikan peran JIBOR dengan tenor overnight

Baca: Kebijakan Moneter

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi Saham ASindeks saham ASemas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dasri Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Sumber: Cermati, BI

Ditulis oleh
channel logo

Galih Gumelar

Right baner

Galih Gumelar

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait

Tranches

Right baner
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1