Investasi

down-icon
item
Investasi di pasar terbesar dunia dengan Saham AS

Fitur

down-icon
support-icon
Fitur Pro untuk Trader Pro
Temukan fitur untuk menjadi trader terampil

Pluang Web TradingNewarrow-icon

support-icon
Dirancang untuk Investor
Berbagai fitur untuk investasi dengan mudah

Biaya

Keamanan

Akademi

down-icon

Lainnya

down-icon
item
Temukan peluang eksklusif untuk meningkatkan investasi kamu
support-icon
Bantuan

Hubungi Kami

arrow-icon

Pluang+

Kamus

E-budgeting
shareIcon

E-budgeting

0  dilihat·Waktu baca: 4 menit
shareIcon
E-budgeting

E-budgeting adalah inovasi baru dalam manajemen keuangan publik di tengah era digital yang terus berkembang. Ketahui E-budgeting lebih jauh di sini!

Apa itu E-Budgeting?

E-budgeting adalah istilah yang merujuk pada setiap aplikasi atau alat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang digunakan untuk melaksanakan fungsi, prosedur, atau layanan penganggaran.

Sistem E-budgeting dapat membantu sebuah lembaga dalam mengatur seluruh bagian dalam siklus budgeting, mulai dari perencanaan, pemrograman, penganggaran, alokasi, pengendalian, hingga evaluasi sumber daya keuangan.

Secara lebih rinci, E-budgeting mencakup tiga profil yang berbeda, meskipun saling terkait, yakni:

1. Digitalisasi prosedur anggaran;

2. Penyebaran informasi anggaran kepada publik dalam format terbuka (open data);

3. Penggunaan basis data kompleks informasi anggaran untuk menginformasikan pembuatan kebijakan (big data).

Baca Juga: Defisit Anggaran

Tujuan E-Budgeting

Layaknya semua sistem, perbaikan pola penganggaran diharapkan bisa membuat manajemen keuangan menjadi lebih baik. Berikut adalah beberapa tujuan implementasi E-budgeting yang perlu diketahui.

1. Meningkatkan Efisiensi

Dengan mengotomatisasi proses-proses anggaran dan mengurangi ketergantungan pada prosedur manual, E-budgeting dapat menghemat waktu, sumber daya, dan biaya yang terkait dengan penyusunan dan pengelolaan anggaran.

2. Memperbaiki Transparansi dan Akuntabilitas

Dengan mempublikasikan informasi anggaran secara terbuka dan mudah diakses kepada publik, E-budgeting memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memahami dan mengawasi penggunaan dana publik dengan lebih baik.

3. Meningkatkan Partisipasi Publik

Dengan menyediakan akses yang lebih mudah ke informasi anggaran dan proses penganggaran, E-budgeting bertujuan untuk meningkatkan partisipasi publik dalam pembuatan keputusan anggaran. Hal ini dapat mencakup konsultasi publik, umpan balik, dan partisipasi aktif dalam proses penganggaran.

4. Memperkuat Pengendalian dan Pengawasan

E-budgeting bertujuan untuk memperkuat pengendalian dan pengawasan atas pengeluaran publik.

Dengan penggunaan teknologi yang canggih, E-budgeting memungkinkan pemantauan yang lebih baik terhadap penggunaan anggaran, deteksi dini terhadap deviasi anggaran, dan tindakan perbaikan yang cepat.

5. Meningkatkan Analisis dan Perencanaan

E-budgeting memungkinkan pengumpulan dan analisis data anggaran yang lebih komprehensif dan canggih. Tujuannya adalah untuk memberikan informasi yang lebih akurat dan terperinci kepada pengambil keputusan dalam perumusan kebijakan dan perencanaan anggaran di masa depan.

Manfaat E-Budgeting

1. Penghematan Biaya

Salah satu manfaat melakukan digitalisasi prosedur anggaran adalah penghematan biaya.

Salah satu contohnya adalah Komisi Eropa yang mulai mengimplementasikan E-budgeting pada 2012 silam. Kala itu, lembaga tersebut menaksir bisa menghemat Rp100 hingga Rp160 triliun per tahun dengan mendesain layanan publik dalam format digital.

2. Berkurangnya Beban Administrasi

Manfaat kedua dari E-budgeting adalah pengurangan beban administrasi.

Beban administrasi ini terdiri dari biaya yang ditanggung oleh warga negara dan bisnis saat diwajibkan mematuhi persyaratan birokrasi yang ditetapkan oleh regulasi pemerintah.

Digitalisasi prosedur diharapkan dapat membantu memperbaiki dan meningkatkan efisiensi administrasi, dan mengurangi biaya bagi warga negara dan bisnis.

Bisa saja, warga negara cukup melakukan registrasi satu kali saja untuk bisa mendapatkan manfaat dari seluruh lembaga di pemerintahan negara karena data yang sudah tersentralisasi secara digital.

3. Mengurangi Risiko Korupsi

E-budgeting membuka jalan bagi publik untuk mengakses data penganggaran dengan lebih mudah.

Lebih transparannya penganggaran di segala level diharapkan mampu mengurangi kesempatan-kesempatan pejabat 'nakal' untuk melakukan korupsi.

Kekurangan E-Budgeting

Meskipun E-budgeting memiliki sejumlah kelebihan, ada juga beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan dalam penerapannya sebagai berikut.

1. Ketergantungan pada Teknologi

E-budgeting adalah produk yang membutuhkan infrastruktur teknologi memadai, termasuk perangkat keras dan perangkat lunak yang diperlukan.

Ketergantungan pada teknologi ini dapat menjadi kendala jika infrastruktur yang diperlukan tidak tersedia secara luas atau tidak memadai. Jika ada masalah dengan sistem teknologi, seperti kegagalan perangkat keras atau masalah jaringan, maka proses penganggaran bisa mengalami gangguan.

2. Keamanan Informasi

E-budgeting melibatkan pemrosesan dan penyimpanan data anggaran yang sensitif. Oleh karena itu, keamanan informasi menjadi hal yang sangat penting.

Risiko kebocoran data atau serangan siber dapat mengakibatkan kehilangan data anggaran atau akses yang tidak sah ke informasi sensitif.

Oleh karena itu, perlu dilakukan langkah-langkah keamanan yang tepat, seperti enkripsi data, perlindungan dari serangan siber, dan pengaturan akses yang tepat.

3. Butuh Keterampilan dan Pelatihan

Bagi sebagian pegawai atau karyawan, tidak mudah untuk mempelajari sebuah teknologi baru, contohnya adalah E-budgeting. Pasalnya, implementasi E-budgeting membutuhkan pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam penggunaan teknologi dan perangkat lunak yang terkait.

Sehingga, jika pegawai tidak mampu mengoperasikannya, sistem ini pun tidak bisa memberikan manfaat-manfaatnya secara optimal.

4. Ketahanan terhadap Perubahan Teknologi

Teknologi terus berkembang dengan cepat. Hal ini dapat mempengaruhi sistem E-budgeting yang sudah ada.

Pembaruan dan peningkatan teknologi dapat diperlukan untuk memastikan sistem tetap relevan dan efektif. Ini dapat melibatkan biaya tambahan dan tantangan dalam mengadopsi perubahan teknologi yang cepat.

Baca Juga: Obligasi Pemerintah

E-Budgeting Adalah Sistem yang Tidak Hanya Ditujukan untuk Pemerintahan

Umumnya, E-budgeting dirancang untuk digunakan oleh lembaga atau entitas yang terlibat dalam pengelolaan anggaran publik, seperti pemerintah, lembaga pemerintah, atau organisasi non-pemerintah. Namun, pemanfaatan E-budgeting tidak eksklusif pada kegiatan pemerintahan saja.

Bisnis atau perusahaan juga dapat memanfaatkan sistem E-budgeting, seperti untuk efisiensi dalam penganggaran belanja perusahaan. Bahkan, E-budgeting juga bisa dipakai oleh kegiatan individu mengingat terdapat alat dan aplikasi yang dapat digunakan untuk mengatur dan mengelola anggaran pribadi secara elektronik.

Aplikasi keuangan pribadi atau perangkat lunak anggaran pribadi dapat membantu individu dalam mengatur dan memantau pengeluaran, mengelola tabungan, mengatur tujuan keuangan, dan membuat rencana anggaran pribadi.

Meskipun E-budgeting yang dirancang untuk pengelolaan anggaran publik dan alat anggaran pribadi memiliki tujuan yang berbeda, konsep dasarnya tetap sama, yaitu memantau dan mengelola pengeluaran dan pendapatan dengan cara yang lebih efisien. Oleh karena itu, individu perorangan dapat memanfaatkan alat dan aplikasi anggaran pribadi untuk membantu mereka dalam mengatur keuangan mereka secara lebih efektif.

Jadi, meskipun E-budgeting biasanya digunakan oleh entitas publik, ada alat dan aplikasi anggaran pribadi yang dapat digunakan oleh individu perorangan untuk mengatur dan mengelola anggaran pribadi mereka sendiri.

Mulai Perjalanan Investasimu dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi Saham ASindeks saham ASemas, ratusan aset kripto dan puluhan produk reksa dana mulai dari Rp5.000 dan hanya tiga kali klik saja!

Dengan Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena seluruh aset di Pluang sudah terlisensi dan teregulasi. Ayo, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Sumber: Akseleran, Accurate, Europarl

Ditulis oleh
channel logo

Galih Gumelar

Right baner

Galih Gumelar

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait

Aggregate Supply

Right baner
no_content

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1