Perbedaan Tellor dan Venice Token: Tellor diperdagangkan di Rp236.379 (kapitalisasi pasar Rp660,25M, volume 24 jam Rp812,51M), sedangkan Venice Token diperdagangkan di Rp215.040 (kapitalisasi pasar Rp10,32T, volume 24 jam Rp311,18M). Perbedaan utamanya: Venice Token jauh lebih besar — sekitar 15,6× kapitalisasi pasar Tellor, dan suplai beredar Tellor 2,8M TRB dibanding 47,6M VVV milik Venice Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Tellor selama 34 Hari dan Venice Token selama 6 Hari.
| TRB | VVV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp660,25M | Rp10,32T |
Volume (24h) | Rp812,51M | Rp311,18M |
Suplai yang Beredar | 2,8M TRB | 47,6M VVV |
Typical Hold Time | 34 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Tellor adalah protokol oracle terdesentralisasi yang memperbarui data off-chain, membuatnya tersedia untuk kontrak smart contract on-chain. Oracle Tellor menyediakan data yang dapat diminta, divalidasi, dan ditempatkan on-chain tanpa izin, dengan para pelapor data yang bersaing untuk insentif TRB. Para pelapor data membawa informasi berharga on-chain untuk berbagai aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TRB →Venice.ai adalah platform AI generatif yang privat dan tahan sensor, memungkinkan percakapan teks, pembuatan gambar dan kode, serta interaksi karakter AI. Platform ini dibangun di atas model open-source dan didukung oleh infrastruktur terdesentralisasi. Didirikan pada Mei 2024 dan dipimpin oleh Erik Voorhees dan Teana Baker-Taylor.
Selengkapnya di halaman VVV →