Perbedaan Tellor dan Usual: Tellor diperdagangkan di Rp269.825 (kapitalisasi pasar Rp748,34M, volume 24 jam Rp121,44M), sedangkan Usual diperdagangkan di Rp158,9 (kapitalisasi pasar Rp296,49M, volume 24 jam Rp641,62M). Perbedaan utamanya: Tellor jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Usual, dan suplai Usual dibatasi (1,9B / 3B USUAL (63%)), sedangkan Tellor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Tellor selama 34 Hari dan Usual selama 11 Hari.
| TRB | USUAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp748,34M | Rp296,49M |
Volume (24h) | Rp121,44M | Rp641,62M |
Suplai yang Beredar | 2,8M TRB | 1,9B / 3B USUAL (63%) |
Typical Hold Time | 34 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Tellor adalah protokol oracle terdesentralisasi yang memperbarui data off-chain, membuatnya tersedia untuk kontrak smart contract on-chain. Oracle Tellor menyediakan data yang dapat diminta, divalidasi, dan ditempatkan on-chain tanpa izin, dengan para pelapor data yang bersaing untuk insentif TRB. Para pelapor data membawa informasi berharga on-chain untuk berbagai aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TRB →$USUAL adalah token tata kelola (governance) dari Usual, penerbit Stablecoin Fiat yang terdesentralisasi. Token ini mendukung protokol Usual dengan memberikan pengguna kepemilikan dan kontrol atas infrastruktur serta kas platform. $USUAL dapat digunakan untuk staking, governance, dan membayar biaya transaksi, memungkinkan transaksi lintas blockchain yang aman, cepat, dan dengan biaya rendah. Dengan $USUAL, pengguna dapat berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan sambil membantu mendorong perkembangan keuangan terdesentralisasi (DeFi).
Selengkapnya di halaman USUAL →