Perbedaan STBL dan Venice Token: STBL diperdagangkan di Rp415,42 (kapitalisasi pasar Rp289,22M, volume 24 jam Rp41,9M), sedangkan Venice Token diperdagangkan di Rp199.762 (kapitalisasi pasar Rp9,4T, volume 24 jam Rp530,66M). Perbedaan utamanya: Venice Token jauh lebih besar — sekitar 32,5× kapitalisasi pasar STBL, dan suplai STBL dibatasi (700M / 10B STBL (8%)), sedangkan Venice Token terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan STBL selama 7 Hari dan Venice Token selama 5 Hari.
| STBL | VVV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp289,22M | Rp9,4T |
Volume (24h) | Rp41,9M | Rp530,66M |
Suplai yang Beredar | 700M / 10B STBL (8%) | 47,3M VVV |
Typical Hold Time | 7 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
STBL adalah protokol stablecoin terdesentralisasi yang memisahkan jaminan aset dunia nyata menjadi stablecoin yang dapat digunakan (USST) dan NFT penghasil imbal hasil (YLD), dengan tata kelola melalui token STBL. Arsitektur tiga tokennya membedakan fungsi likuiditas, imbal hasil, dan governance. Didukung oleh Treasury dan dana pasar uang yang ditokenisasi, protokol ini menekankan transparansi serta tata kelola berbasis komunitas.
Selengkapnya di halaman STBL →Venice.ai adalah platform AI generatif yang privat dan tahan sensor, memungkinkan percakapan teks, pembuatan gambar dan kode, serta interaksi karakter AI. Platform ini dibangun di atas model open-source dan didukung oleh infrastruktur terdesentralisasi. Didirikan pada Mei 2024 dan dipimpin oleh Erik Voorhees dan Teana Baker-Taylor.
Selengkapnya di halaman VVV →