Perbedaan Stable dan Slash Vision Labs: Stable diperdagangkan di Rp674,43 (kapitalisasi pasar Rp16,48T, volume 24 jam Rp264,34M), sedangkan Slash Vision Labs diperdagangkan di Rp193,57 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp3,35M). Perbedaan utamanya: suplai Stable dibatasi (24,5B / 100B STABLE (25%)), sedangkan Slash Vision Labs terus bertambah, dan Stable lebih aktif diperdagangkan (Rp264,34M vs Rp3,35M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Stable selama 4 Hari dan Slash Vision Labs selama 10 Hari.
| STABLE | SVL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp16,48T | -- |
Volume (24h) | Rp264,34M | Rp3,35M |
Suplai yang Beredar | 24,5B / 100B STABLE (25%) | -- |
Typical Hold Time | 4 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Stable adalah blockchain Layer-1 berkecepatan tinggi untuk kebutuhan finansial nyata, penyelesaian institusional, dan transaksi skala konsumen. Jaringan ini menggunakan USDT sebagai gas, menghadirkan jaminan blockspace deterministik, serta arsitektur validator yang berfokus pada keandalan, transparansi, dan imbal hasil berkelanjutan.
Selengkapnya di halaman STABLE →Slash Vision Labs adalah platform pembayaran cryptocurrency yang dirancang untuk mempermudah penggunaan aset digital dalam transaksi sehari-hari. Sebagai pencipta kartu kredit berbasis crypto pertama yang sesuai regulasi di Jepang, Slash Vision Labs menjembatani keuangan tradisional dengan mata uang digital. Slash Card, bersama dengan token SVL, menjadi pintu masuk bagi pengguna baru di Jepang yang ingin menjelajahi dunia crypto. Dengan menghadirkan solusi pembayaran yang aman dan self-custodial, Slash Vision Labs memudahkan integrasi cryptocurrency ke dalam kehidupan sehari-hari.
Selengkapnya di halaman SVL →