Perbedaan Sign dan USDS: Sign diperdagangkan di Rp156,75 (kapitalisasi pasar Rp374,27M, volume 24 jam Rp69,27M), sedangkan USDS diperdagangkan di Rp18.072 (kapitalisasi pasar Rp181,31T, volume 24 jam Rp3,01T). Perbedaan utamanya: USDS jauh lebih besar — sekitar 484,4× kapitalisasi pasar Sign, dan suplai Sign dibatasi (2,4B / 10B SIGN (24%)), sedangkan USDS terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Sign selama 20 Hari dan USDS selama 9 Hari.
| SIGN | USDS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp374,27M | Rp181,31T |
Volume (24h) | Rp69,27M | Rp3,01T |
Suplai yang Beredar | 2,4B / 10B SIGN (24%) | 10,1B USDS |
Typical Hold Time | 20 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Sign membangun infrastruktur global untuk verifikasi kredensial dan distribusi token melalui dua produk utama. Sign Protocol adalah protokol attestation omni-chain yang mendukung infrastruktur digital publik bagi pemerintah dan menjadi fondasi untuk pengembangan aplikasi terdesentralisasi. TokenTable merupakan platform berbasis smart contract yang memfasilitasi distribusi token seperti airdrop, vesting, dan unlock secara on-chain dengan cara yang transparan dan efisien.
Selengkapnya di halaman SIGN →USDS (Sky Dollar) adalah stablecoin terdesentralisasi yang diterbitkan oleh Sky Protocol, penerus MakerDAO yang menjadi salah satu fondasi DeFi. Nilainya terikat 1:1 terhadap dolar AS. USDS dicetak dengan mengunci aset crypto sebagai jaminan dan dapat dikonversi langsung dari DAI dengan rasio 1:1. Selain sebagai alat penyimpan nilai, USDS menawarkan yield melalui Sky Savings Rate, reward berupa token governance SKY, serta tersedia di berbagai jaringan termasuk Ethereum dan Solana.
Selengkapnya di halaman USDS →