Perbedaan MyShell dan Venice Token: MyShell diperdagangkan di Rp353,61 (kapitalisasi pasar Rp144,72M, volume 24 jam Rp84,58M), sedangkan Venice Token diperdagangkan di Rp206.475 (kapitalisasi pasar Rp9,79T, volume 24 jam Rp133,85M). Perbedaan utamanya: Venice Token jauh lebih besar — sekitar 67,6× kapitalisasi pasar MyShell, dan suplai MyShell dibatasi (409,1M / 1B SHELL (41%)), sedangkan Venice Token terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MyShell selama 21 Hari dan Venice Token selama 6 Hari.
| SHELL | VVV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp144,72M | Rp9,79T |
Volume (24h) | Rp84,58M | Rp133,85M |
Suplai yang Beredar | 409,1M / 1B SHELL (41%) | 47,7M VVV |
Typical Hold Time | 21 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →Venice.ai adalah platform AI generatif yang privat dan tahan sensor, memungkinkan percakapan teks, pembuatan gambar dan kode, serta interaksi karakter AI. Platform ini dibangun di atas model open-source dan didukung oleh infrastruktur terdesentralisasi. Didirikan pada Mei 2024 dan dipimpin oleh Erik Voorhees dan Teana Baker-Taylor.
Selengkapnya di halaman VVV →