Perbedaan MyShell dan Usual: MyShell diperdagangkan di Rp351,91 (kapitalisasi pasar Rp144,15M, volume 24 jam Rp79,99M), sedangkan Usual diperdagangkan di Rp154,87 (kapitalisasi pasar Rp293,99M, volume 24 jam Rp1,05T). Perbedaan utamanya: Usual jauh lebih besar — sekitar 2× kapitalisasi pasar MyShell, dan suplai beredar MyShell 409,1M / 1B SHELL (41%) dibanding 1,9B / 3B USUAL (64%) milik Usual. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MyShell selama 21 Hari dan Usual selama 11 Hari.
| SHELL | USUAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp144,15M | Rp293,99M |
Volume (24h) | Rp79,99M | Rp1,05T |
Suplai yang Beredar | 409,1M / 1B SHELL (41%) | 1,9B / 3B USUAL (64%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →$USUAL adalah token tata kelola (governance) dari Usual, penerbit Stablecoin Fiat yang terdesentralisasi. Token ini mendukung protokol Usual dengan memberikan pengguna kepemilikan dan kontrol atas infrastruktur serta kas platform. $USUAL dapat digunakan untuk staking, governance, dan membayar biaya transaksi, memungkinkan transaksi lintas blockchain yang aman, cepat, dan dengan biaya rendah. Dengan $USUAL, pengguna dapat berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan sambil membantu mendorong perkembangan keuangan terdesentralisasi (DeFi).
Selengkapnya di halaman USUAL →