Perbedaan Saros dan Sign: Saros diperdagangkan di Rp6,26 (kapitalisasi pasar Rp24,09M, volume 24 jam Rp10,4M), sedangkan Sign diperdagangkan di Rp115,58 (kapitalisasi pasar Rp275,88M, volume 24 jam Rp47,22M). Perbedaan utamanya: Sign jauh lebih besar — sekitar 11,5× kapitalisasi pasar Saros, dan suplai beredar Saros 3,7B / 10B SAROS (38%) dibanding 2,4B / 10B SIGN (24%) milik Sign. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Saros selama 23 Hari dan Sign selama 21 Hari.
| SAROS | SIGN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp24,09M | Rp275,88M |
Volume (24h) | Rp10,4M | Rp47,22M |
Suplai yang Beredar | 3,7B / 10B SAROS (38%) | 2,4B / 10B SIGN (24%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 21 Hari |
Saros adalah platform identitas digital dan super app di blockchain Solana. Dimulai dengan SarosSwap DEX, Saros kini berkembang menjadi ekosistem Web3 lengkap. Dompet non-kustodialnya menawarkan Social Login, Watch-only mode, dan dompet hibrida NFC untuk keamanan dan kenyamanan lebih baik. Dompet ini juga terintegrasi dengan SolanaPay untuk transaksi cepat melalui modul pembayaran internal.
Selengkapnya di halaman SAROS →Sign membangun infrastruktur global untuk verifikasi kredensial dan distribusi token melalui dua produk utama. Sign Protocol adalah protokol attestation omni-chain yang mendukung infrastruktur digital publik bagi pemerintah dan menjadi fondasi untuk pengembangan aplikasi terdesentralisasi. TokenTable merupakan platform berbasis smart contract yang memfasilitasi distribusi token seperti airdrop, vesting, dan unlock secara on-chain dengan cara yang transparan dan efisien.
Selengkapnya di halaman SIGN →