Perbedaan RSS3 dan Suilend: RSS3 diperdagangkan di Rp101,77 (kapitalisasi pasar Rp82,23M, volume 24 jam Rp28,18M), sedangkan Suilend diperdagangkan di Rp882,28 (kapitalisasi pasar Rp65,02M, volume 24 jam Rp1,62M). Perbedaan utamanya: RSS3 lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar RSS3 906,2M / 1B RSS3 (91%) dibanding 70,6M / 100M SEND (71%) milik Suilend. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan RSS3 selama 20 Hari dan Suilend selama 14 Hari.
| RSS3 | SEND | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp82,23M | Rp65,02M |
Volume (24h) | Rp28,18M | Rp1,62M |
Suplai yang Beredar | 906,2M / 1B RSS3 (91%) | 70,6M / 100M SEND (71%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 14 Hari |
RSS3 adalah Open Information Layer, yang menyusun informasi terbuka untuk generasi berikutnya seperti Twitter, Google, dan OpenAI. Jaringan RSS3 dibentuk oleh node terdesentralisasi yang secara konsisten mengindeks dan menyusun informasi dari Open Web, memastikan ketersediaan dan aksesibilitasnya bagi semua orang.
Selengkapnya di halaman RSS3 →Sejak diluncurkan pada bulan Maret, Suilend telah menjadi salah satu platform DeFi utama di Sui. Kini Suilend berkembang dengan Sui DeFi Suite—lending, LST, swap, dan AMM—untuk membangun superapp DeFi yang lengkap.
Selengkapnya di halaman SEND →