Perbedaan Reserve Rights dan Usual: Reserve Rights diperdagangkan di Rp21,14 (kapitalisasi pasar Rp1,3T, volume 24 jam Rp57,8M), sedangkan Usual diperdagangkan di Rp153,95 (kapitalisasi pasar Rp292,98M, volume 24 jam Rp837,18M). Perbedaan utamanya: Reserve Rights jauh lebih besar — sekitar 4,4× kapitalisasi pasar Usual, dan suplai beredar Reserve Rights 62,6B / 100B RSR (63%) dibanding 1,9B / 3B USUAL (64%) milik Usual. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Reserve Rights selama 44 Hari dan Usual selama 11 Hari.
| RSR | USUAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,3T | Rp292,98M |
Volume (24h) | Rp57,8M | Rp837,18M |
Suplai yang Beredar | 62,6B / 100B RSR (63%) | 1,9B / 3B USUAL (64%) |
Typical Hold Time | 44 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Reserve Rights merupakan token ERC-20 yang bisa digunakan sebagai token tata kelola untuk Reserve stablecoins (RTokens), di mana perubahan RTokens dapat diusulkan dan di-vote dengan RSR. Tidak seperti umumnya stablecoin yang nilainya didukung cadangan dolar AS dalam rekening bank di bawah kendali penerbit stablecoin atau kustodian tepercaya, stablecoin Reserve didukung oleh beberapa mata uang kripto yang dikelola oleh kontrak pintar.
Selengkapnya di halaman RSR →$USUAL adalah token tata kelola (governance) dari Usual, penerbit Stablecoin Fiat yang terdesentralisasi. Token ini mendukung protokol Usual dengan memberikan pengguna kepemilikan dan kontrol atas infrastruktur serta kas platform. $USUAL dapat digunakan untuk staking, governance, dan membayar biaya transaksi, memungkinkan transaksi lintas blockchain yang aman, cepat, dan dengan biaya rendah. Dengan $USUAL, pengguna dapat berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan sambil membantu mendorong perkembangan keuangan terdesentralisasi (DeFi).
Selengkapnya di halaman USUAL →