Perbedaan Raydium dan Usual: Raydium diperdagangkan di Rp12.568 (kapitalisasi pasar Rp3,38T, volume 24 jam Rp234,53M), sedangkan Usual diperdagangkan di Rp160,35 (kapitalisasi pasar Rp297,98M, volume 24 jam Rp631,07M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 11,3× kapitalisasi pasar Usual, dan suplai beredar Raydium 269,3M / 555M RAY (49%) dibanding 1,9B / 3B USUAL (63%) milik Usual. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Raydium selama 24 Hari dan Usual selama 11 Hari.
| RAY | USUAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,38T | Rp297,98M |
Volume (24h) | Rp234,53M | Rp631,07M |
Suplai yang Beredar | 269,3M / 555M RAY (49%) | 1,9B / 3B USUAL (63%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 11 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
RAY saat ini diperdagangkan di Rp12.312 dengan kapitalisasi pasar Rp3,34T, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek namun dengan indikator osilator netral. Token ini mengalami momentum positif dengan volume perdagangan melebihi Rp1.000T setelah listing di Robinhood dan Revolut, serta inovasi perdagangan tokenisasi saham SpaceX di Solana. Sirkulasi token mencapai 49% dengan waktu hold rata-rata 24 hari, menunjukkan distribusi yang sehat.
Outlook: Potensi rebound dari level support Rp11.714 dengan momentum listing exchange besar, namun tekanan bearish dari moving averages perlu diwaspadai. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan ketergantungan pada ekosistem Solana. Peluang terletak pada adopsi DEX yang meningkat dan integrasi produk keuangan tradisional.
Token USUAL saat ini diperdagangkan pada harga Rp157,38 dengan sinyal teknis keseluruhan bearish berdasarkan indikator moving averages yang menunjukkan tekanan jual kuat. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp294,04 juta dengan 63% dari total supply yang sudah beredar. Posisi harga saat ini berada di sekitar titik pivot (Rp158) dengan support terdekat di Rp150 dan resistance di Rp164. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan bearish jangka pendek dengan peluang rebound dari level support Rp150. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi khas crypto dan likuiditas terbatas yang dapat memperparah pergerakan harga. Investor perlu memantau ketat level support kunci dan volume perdagangan untuk konfirmasi perubahan tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →$USUAL adalah token tata kelola (governance) dari Usual, penerbit Stablecoin Fiat yang terdesentralisasi. Token ini mendukung protokol Usual dengan memberikan pengguna kepemilikan dan kontrol atas infrastruktur serta kas platform. $USUAL dapat digunakan untuk staking, governance, dan membayar biaya transaksi, memungkinkan transaksi lintas blockchain yang aman, cepat, dan dengan biaya rendah. Dengan $USUAL, pengguna dapat berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan sambil membantu mendorong perkembangan keuangan terdesentralisasi (DeFi).
Selengkapnya di halaman USUAL →