Perbedaan Raydium dan RSS3: Raydium diperdagangkan di Rp11.515 (kapitalisasi pasar Rp3,05T, volume 24 jam Rp124,06M), sedangkan RSS3 diperdagangkan di Rp101,77 (kapitalisasi pasar Rp82,23M, volume 24 jam Rp28,18M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 37,1× kapitalisasi pasar RSS3, dan suplai beredar Raydium 269,5M / 555M RAY (49%) dibanding 906,2M / 1B RSS3 (91%) milik RSS3. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Raydium selama 25 Hari dan RSS3 selama 20 Hari.
| RAY | RSS3 | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,05T | Rp82,23M |
Volume (24h) | Rp124,06M | Rp28,18M |
Suplai yang Beredar | 269,5M / 555M RAY (49%) | 906,2M / 1B RSS3 (91%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →RSS3 adalah Open Information Layer, yang menyusun informasi terbuka untuk generasi berikutnya seperti Twitter, Google, dan OpenAI. Jaringan RSS3 dibentuk oleh node terdesentralisasi yang secara konsisten mengindeks dan menyusun informasi dari Open Web, memastikan ketersediaan dan aksesibilitasnya bagi semua orang.
Selengkapnya di halaman RSS3 →