Perbedaan SuperRare dan Venice Token: SuperRare diperdagangkan di Rp231,16 (kapitalisasi pasar Rp190,8M, volume 24 jam Rp92,67M), sedangkan Venice Token diperdagangkan di Rp199.731 (kapitalisasi pasar Rp9,4T, volume 24 jam Rp530,66M). Perbedaan utamanya: Venice Token jauh lebih besar — sekitar 49,3× kapitalisasi pasar SuperRare, dan suplai SuperRare dibatasi (825,5M / 1B RARE (83%)), sedangkan Venice Token terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SuperRare selama 30 Hari dan Venice Token selama 5 Hari.
| RARE | VVV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp190,8M | Rp9,4T |
Volume (24h) | Rp92,67M | Rp530,66M |
Suplai yang Beredar | 825,5M / 1B RARE (83%) | 47,3M VVV |
Typical Hold Time | 30 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
SuperRare adalah pasar seni on-chain terkemuka dengan total penjualan lebih dari US$300 juta dan US$180 juta yang diperoleh oleh para artis. Sebagai salah satu pionir royalti artis perpetual, SuperRare berusaha untuk meningkatkan penemuan sambil mendesentralisasi pasar seni. Inti dari SuperRare adalah $RARE, sebuah token yang menawarkan utilitas sebagai mata uang di pasar, sistem reputasi berbasis staking, dan hak tata kelola DAO.
Selengkapnya di halaman RARE →Venice.ai adalah platform AI generatif yang privat dan tahan sensor, memungkinkan percakapan teks, pembuatan gambar dan kode, serta interaksi karakter AI. Platform ini dibangun di atas model open-source dan didukung oleh infrastruktur terdesentralisasi. Didirikan pada Mei 2024 dan dipimpin oleh Erik Voorhees dan Teana Baker-Taylor.
Selengkapnya di halaman VVV →