Perbedaan Polymesh dan Sign: Polymesh diperdagangkan di Rp655,44 (kapitalisasi pasar Rp699,51M, volume 24 jam Rp22,08M), sedangkan Sign diperdagangkan di Rp156,37 (kapitalisasi pasar Rp375,24M, volume 24 jam Rp68,54M). Perbedaan utamanya: Polymesh lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Sign dibatasi (2,4B / 10B SIGN (24%)), sedangkan Polymesh terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Polymesh selama 20 Hari dan Sign selama 20 Hari.
| POLYX | SIGN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp699,51M | Rp375,24M |
Volume (24h) | Rp22,08M | Rp68,54M |
Suplai yang Beredar | 1,1B POLYX | 2,4B / 10B SIGN (24%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
POLYX adalah token protokol native dari Polymesh, blockchain berizin tingkat institusional yang dibuat khusus untuk aset yang teregulasi. Blockchain ini mempersingkat proses lama dan membuka pintu baru bagi instrumen keuangan baru dengan memecahkan tantangan infrastruktur publik seputar tata kelola, identitas, kepatuhan, kerahasiaan, dan penyelesaian. Token ini dapat digunakan untuk staking dan mengamankan jaringan, membayar biaya transaksi, serta terlibat dalam tata kelola.
Selengkapnya di halaman POLYX →Sign membangun infrastruktur global untuk verifikasi kredensial dan distribusi token melalui dua produk utama. Sign Protocol adalah protokol attestation omni-chain yang mendukung infrastruktur digital publik bagi pemerintah dan menjadi fondasi untuk pengembangan aplikasi terdesentralisasi. TokenTable merupakan platform berbasis smart contract yang memfasilitasi distribusi token seperti airdrop, vesting, dan unlock secara on-chain dengan cara yang transparan dan efisien.
Selengkapnya di halaman SIGN →