Perbedaan Orca dan Usual: Orca diperdagangkan di Rp21.707 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp354,93M), sedangkan Usual diperdagangkan di Rp159,1 (kapitalisasi pasar Rp296,49M, volume 24 jam Rp641,62M). Perbedaan utamanya: Orca jauh lebih besar — sekitar 4,5× kapitalisasi pasar Usual, dan suplai Usual dibatasi (1,9B / 3B USUAL (63%)), sedangkan Orca terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Orca selama 30 Hari dan Usual selama 11 Hari.
| ORCA | USUAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,32T | Rp296,49M |
Volume (24h) | Rp354,93M | Rp641,62M |
Suplai yang Beredar | 60,8M ORCA | 1,9B / 3B USUAL (63%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Orca adalah DEX yang paling ramah pengguna di Solana dan salah satu AMM serbaguna pertama yang diluncurkan di sana. Pengguna bisa menukar aset, mendapatkan yield, dan memberikan likuiditas melalui interface yang mudah digunakan. Berbagai proyek menggunakan Orca sebagai "money-lego" untuk mengintegrasikan fitur swap, farming, atau data on-chain ke dalam dApp mereka.
Selengkapnya di halaman ORCA →$USUAL adalah token tata kelola (governance) dari Usual, penerbit Stablecoin Fiat yang terdesentralisasi. Token ini mendukung protokol Usual dengan memberikan pengguna kepemilikan dan kontrol atas infrastruktur serta kas platform. $USUAL dapat digunakan untuk staking, governance, dan membayar biaya transaksi, memungkinkan transaksi lintas blockchain yang aman, cepat, dan dengan biaya rendah. Dengan $USUAL, pengguna dapat berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan sambil membantu mendorong perkembangan keuangan terdesentralisasi (DeFi).
Selengkapnya di halaman USUAL →