Perbedaan Origin Protocol dan Venice Token: Origin Protocol diperdagangkan di Rp303,79 (kapitalisasi pasar Rp204,1M, volume 24 jam Rp138,81M), sedangkan Venice Token diperdagangkan di Rp198.984 (kapitalisasi pasar Rp9,4T, volume 24 jam Rp530,66M). Perbedaan utamanya: Venice Token jauh lebih besar — sekitar 46,1× kapitalisasi pasar Origin Protocol, dan suplai Origin Protocol dibatasi (673,1M / 1,4B OGN (48%)), sedangkan Venice Token terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Origin Protocol selama 74 Hari dan Venice Token selama 5 Hari.
| OGN | VVV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp204,1M | Rp9,4T |
Volume (24h) | Rp138,81M | Rp530,66M |
Suplai yang Beredar | 673,1M / 1,4B OGN (48%) | 47,3M VVV |
Typical Hold Time | 74 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Origin Protocol (OGN) adalah jaringan yang memungkinkan partisipan pasar untuk berbagi barang dan jasa melalui jaringan peer-to-peer (P2P). Platform ini bertujuan untuk menciptakan pasar daring yang luas dengan memanfaatkan blockchain Ethereum (ETH) dan Interplanetary File System (IPFS) untuk menghilangkan kebutuhan akan perantara. Origin Protocol juga memiliki misi untuk membawa NFT dan DeFi ke massa.
Selengkapnya di halaman OGN →Venice.ai adalah platform AI generatif yang privat dan tahan sensor, memungkinkan percakapan teks, pembuatan gambar dan kode, serta interaksi karakter AI. Platform ini dibangun di atas model open-source dan didukung oleh infrastruktur terdesentralisasi. Didirikan pada Mei 2024 dan dipimpin oleh Erik Voorhees dan Teana Baker-Taylor.
Selengkapnya di halaman VVV →