Perbedaan Oasys dan Tether USDT: Oasys diperdagangkan di Rp9,01 (kapitalisasi pasar Rp62,29M, volume 24 jam Rp2,09M), sedangkan Tether USDT diperdagangkan di Rp17.983 (kapitalisasi pasar Rp3.309,17T, volume 24 jam Rp1.009,01T). Perbedaan utamanya: Tether USDT jauh lebih besar — sekitar 53125,2× kapitalisasi pasar Oasys, dan suplai Oasys dibatasi (6,7B / 10B OAS (68%)), sedangkan Tether USDT terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Oasys selama 16 Hari dan Tether USDT selama 80 Hari.
| OAS | USDT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp62,29M | Rp3.309,17T |
Volume (24h) | Rp2,09M | Rp1.009,01T |
Suplai yang Beredar | 6,7B / 10B OAS (68%) | 184,2B USDT |
Typical Hold Time | 16 Hari | 80 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Oasys adalah protokol blockchain publik yang dirancang khusus untuk industri game. Dengan arsitektur multi-layer yang unik, Oasys menggabungkan teknologi blockchain publik dan privat untuk menghadirkan pengalaman bermain yang mulus, cepat, dan bebas gas fee. Desain inovatif ini memungkinkan Oasys mengelola volume transaksi tinggi yang umum dalam lingkungan game, sekaligus meminimalkan risiko crash node yang sering terjadi di blockchain lain.
Selengkapnya di halaman OAS →USDT adalah stablecoin yang mencerminkan harga dolar AS yang diluncurkan oleh Tether. USDT dibangun pada blockchain Bitcoin dan kemudian diperbarui untuk bisa bekerja pada blockchain Ethereum, EOS, Tron, Algorand, dan OMG. Nilai USDT dijamin oleh Tether untuk tetap diukur dengan dolar AS.
Selengkapnya di halaman USDT →