Perbedaan IOTA dan Usual: IOTA diperdagangkan di Rp607,11 (kapitalisasi pasar Rp2,78T, volume 24 jam Rp107,85M), sedangkan Usual diperdagangkan di Rp153,95 (kapitalisasi pasar Rp292,98M, volume 24 jam Rp837,18M). Perbedaan utamanya: IOTA jauh lebih besar — sekitar 9,5× kapitalisasi pasar Usual, dan suplai Usual dibatasi (1,9B / 3B USUAL (64%)), sedangkan IOTA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan IOTA selama 49 Hari dan Usual selama 11 Hari.
| MIOTA | USUAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,78T | Rp292,98M |
Volume (24h) | Rp107,85M | Rp837,18M |
Suplai yang Beredar | 4,6B MIOTA | 1,9B / 3B USUAL (64%) |
Typical Hold Time | 49 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
IOTA adalah ledger terdistribusi dengan sebuah perbedaan signifikan: ini bukanlah sebuah blockchain. Melainkan, teknologi tersendiri yang dikenal sebagai Tangle, sebuah sistem node untuk mengkonfirmasi transaksi. Yayasan yang mengelola platform ini mengatakan IOTA menawarkan kecepatan yang melebihi blockchain konvensional serta landasan ideal bagi ekosistem Internet of Things yang terus berkembang.
Selengkapnya di halaman MIOTA →$USUAL adalah token tata kelola (governance) dari Usual, penerbit Stablecoin Fiat yang terdesentralisasi. Token ini mendukung protokol Usual dengan memberikan pengguna kepemilikan dan kontrol atas infrastruktur serta kas platform. $USUAL dapat digunakan untuk staking, governance, dan membayar biaya transaksi, memungkinkan transaksi lintas blockchain yang aman, cepat, dan dengan biaya rendah. Dengan $USUAL, pengguna dapat berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan sambil membantu mendorong perkembangan keuangan terdesentralisasi (DeFi).
Selengkapnya di halaman USUAL →