Perbedaan Meteora dan RSS3: Meteora diperdagangkan di Rp2.910 (kapitalisasi pasar Rp1,54T, volume 24 jam Rp804,84M), sedangkan RSS3 diperdagangkan di Rp101,77 (kapitalisasi pasar Rp82,23M, volume 24 jam Rp28,18M). Perbedaan utamanya: Meteora jauh lebih besar — sekitar 18,7× kapitalisasi pasar RSS3, dan suplai beredar Meteora 531M / 1B MET (54%) dibanding 906,2M / 1B RSS3 (91%) milik RSS3. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Meteora selama 7 Hari dan RSS3 selama 19 Hari.
| MET | RSS3 | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,54T | Rp82,23M |
Volume (24h) | Rp804,84M | Rp28,18M |
Suplai yang Beredar | 531M / 1B MET (54%) | 906,2M / 1B RSS3 (91%) |
Typical Hold Time | 7 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Meteora adalah bursa terdesentralisasi di Solana yang menghadirkan infrastruktur likuiditas yang aman, berkelanjutan, dan dapat dikomposisikan untuk ekosistem Solana dan ruang DeFi. Fitur-fiturnya mencakup DLMM Pools, Dynamic AMM Pools, dan Dynamic Vaults yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi likuiditas dan memaksimalkan hasil bagi pengguna.
Selengkapnya di halaman MET →RSS3 adalah Open Information Layer, yang menyusun informasi terbuka untuk generasi berikutnya seperti Twitter, Google, dan OpenAI. Jaringan RSS3 dibentuk oleh node terdesentralisasi yang secara konsisten mengindeks dan menyusun informasi dari Open Web, memastikan ketersediaan dan aksesibilitasnya bagi semua orang.
Selengkapnya di halaman RSS3 →