Perbedaan Merlin Chain dan Usual: Merlin Chain diperdagangkan di Rp320,24 (kapitalisasi pasar Rp434,32M, volume 24 jam Rp24,16M), sedangkan Usual diperdagangkan di Rp153,75 (kapitalisasi pasar Rp292,53M, volume 24 jam Rp825,26M). Perbedaan utamanya: Merlin Chain lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Merlin Chain 1,4B / 2,1B MERL (65%) dibanding 1,9B / 3B USUAL (64%) milik Usual. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Merlin Chain selama 10 Hari dan Usual selama 11 Hari.
| MERL | USUAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp434,32M | Rp292,53M |
Volume (24h) | Rp24,16M | Rp825,26M |
Suplai yang Beredar | 1,4B / 2,1B MERL (65%) | 1,9B / 3B USUAL (64%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →$USUAL adalah token tata kelola (governance) dari Usual, penerbit Stablecoin Fiat yang terdesentralisasi. Token ini mendukung protokol Usual dengan memberikan pengguna kepemilikan dan kontrol atas infrastruktur serta kas platform. $USUAL dapat digunakan untuk staking, governance, dan membayar biaya transaksi, memungkinkan transaksi lintas blockchain yang aman, cepat, dan dengan biaya rendah. Dengan $USUAL, pengguna dapat berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan sambil membantu mendorong perkembangan keuangan terdesentralisasi (DeFi).
Selengkapnya di halaman USUAL →