Perbedaan Mask Network dan Oasys: Mask Network diperdagangkan di Rp6.339 (kapitalisasi pasar Rp632,47M, volume 24 jam Rp152,17M), sedangkan Oasys diperdagangkan di Rp9,01 (kapitalisasi pasar Rp62,29M, volume 24 jam Rp2,09M). Perbedaan utamanya: Mask Network jauh lebih besar — sekitar 10,2× kapitalisasi pasar Oasys, dan suplai beredar Mask Network 100M / 100M MASK (100%) dibanding 6,7B / 10B OAS (68%) milik Oasys. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mask Network selama 24 Hari dan Oasys selama 18 Hari.
| MASK | OAS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp632,47M | Rp62,29M |
Volume (24h) | Rp152,17M | Rp2,09M |
Suplai yang Beredar | 100M / 100M MASK (100%) | 6,7B / 10B OAS (68%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 18 Hari |
Mask Network adalah protokol yang memungkinkan pengguna mengirim pesan terenkripsi di Twitter dan Facebook, menghubungkan internet tradisional dengan jaringan terdesentralisasi. Diluncurkan pada Juli 2019, Mask Network mendapatkan pendanaan sebesar $5 juta dari perusahaan seperti HashKey dan Digital Currency Group. Saat ini, Mask Network mendukung pendanaan hibah Gitcoin langsung dari Twitter dan berencana untuk mengintegrasikan pembayaran peer-to-peer serta penyimpanan terdesentralisasi. Mask Network berfungsi sebagai portal terdesentralisasi, memungkinkan pengguna mengakses DApp untuk pembayaran kripto, DeFi, NFT, DAO, dan lainnya tanpa meninggalkan platform media sosial yang ada, membangun ekosistem Applet terdesentralisasi (DApplet).
Selengkapnya di halaman MASK →Oasys adalah protokol blockchain publik yang dirancang khusus untuk industri game. Dengan arsitektur multi-layer yang unik, Oasys menggabungkan teknologi blockchain publik dan privat untuk menghadirkan pengalaman bermain yang mulus, cepat, dan bebas gas fee. Desain inovatif ini memungkinkan Oasys mengelola volume transaksi tinggi yang umum dalam lingkungan game, sekaligus meminimalkan risiko crash node yang sering terjadi di blockchain lain.
Selengkapnya di halaman OAS →