Perbedaan Liquity dan Usual: Liquity diperdagangkan di Rp3.491 (kapitalisasi pasar Rp338M, volume 24 jam Rp38,22M), sedangkan Usual diperdagangkan di Rp154,12 (kapitalisasi pasar Rp292,98M, volume 24 jam Rp837,18M). Perbedaan utamanya: Liquity lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Liquity 96,3M / 100M LQTY (97%) dibanding 1,9B / 3B USUAL (64%) milik Usual. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Liquity selama 21 Hari dan Usual selama 11 Hari.
| LQTY | USUAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp338M | Rp292,98M |
Volume (24h) | Rp38,22M | Rp837,18M |
Suplai yang Beredar | 96,3M / 100M LQTY (97%) | 1,9B / 3B USUAL (64%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Liquity adalah protokol peminjaman terdesentralisasi di Ethereum yang menggunakan LQTY, stablecoin yang dipatok pada USD. Pemegang Ether dapat meminjam LQTY dengan biaya penukaran dan penerbitan pinjaman yang disesuaikan secara algoritmis.
Selengkapnya di halaman LQTY →$USUAL adalah token tata kelola (governance) dari Usual, penerbit Stablecoin Fiat yang terdesentralisasi. Token ini mendukung protokol Usual dengan memberikan pengguna kepemilikan dan kontrol atas infrastruktur serta kas platform. $USUAL dapat digunakan untuk staking, governance, dan membayar biaya transaksi, memungkinkan transaksi lintas blockchain yang aman, cepat, dan dengan biaya rendah. Dengan $USUAL, pengguna dapat berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan sambil membantu mendorong perkembangan keuangan terdesentralisasi (DeFi).
Selengkapnya di halaman USUAL →