Perbedaan Li Auto Inc dan Raytheon Technologies Corp: Li Auto Inc diperdagangkan di $12,44 (kapitalisasi pasar $12,43B), sedangkan Raytheon Technologies Corp diperdagangkan di $196,69 (kapitalisasi pasar $261,85B). Perbedaan utamanya: Raytheon Technologies Corp jauh lebih besar — sekitar 21,1× kapitalisasi pasar Li Auto Inc, dan Raytheon Technologies Corp membagikan dividen 1,5%, sedangkan Li Auto Inc tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| LI | RTX | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $12,43B | $261,85B |
Sektor | Consumer Cyclical | Industrials |
Tertinggi 52 Minggu | $30,84 | $212,16 |
Terendah 52 Minggu | $11,74 | $149,17 |
Nilai Perusahaan | $1,34B | $293,97B |
Imbal Hasil Dividen | — | 1,5% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
LI diperdagangkan di $12.42, naik 0.24% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bearish dan harga mendekati level support $12. Valuasi menunjukkan P/S rendah 0.81 dan EV/EBITDA 3.75, namun profitabilitas lemah dengan margin laba bersih negatif -1.66%. Perusahaan meluncurkan model SUV baru L6 dan L8 pada Juni-Juli 2026, dengan pengiriman kendaraan mencapai 30.895 unit pada Juni 2026.
Outlook: Analis konsensus harga target $14.80 (43.75% rekomendasi beli) mendukung potensi apresiasi, namun risiko kompetisi EV China dan volatilitas pendapatan membayangi. Arus kas operasional negatif $8.61B pada 2025 menjadi perhatian kritis, meski tren 2026 diproyeksikan membaik.
RTX menunjukkan kinerja positif dengan harga saat ini $194.44, naik 0.48% dalam 24 jam. Saham berada dalam tren bullish dengan momentum teknis yang solid didukung oleh fundamental perusahaan yang membaik. Revenue tumbuh menjadi $88.6 miliar pada 2025 dengan margin laba bersih 7.59%, sementara analis memberikan konsensus beli 69% dengan target harga $213. Kontrak pertahanan baru senilai $515 juta dari Angkatan Laut AS memperkuat prospek pendapatan jangka panjang.
Outlook RTX positif didukung oleh permintaan pertahanan global yang kuat dan pertumbuhan pendapatan yang konsisten. Risiko utama termasuk ketergantungan pada anggaran pertahanan pemerintah dan volatilitas pasar. Dengan valuasi P/E 36.31 yang premium, saham menawarkan potensi apresiasi 9.5% menuju target konsensus, meskipun investor perlu memantau perkembangan kontrak pemerintah dan kinerja kuartalan mendatang.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Li Auto adalah pabrikan NEV terdepan asal Cina yang mendesain, mengembangkan, memproduksi, dan menjual NEV pintar kelas premium. Pada November 2019, model pertama pabrikan ini, Li One, resmi mulai diproduksi. Mobil EV plug-in kelas SUV premium ini bisa memuat enam penumpang dengan sistem penambah jarak dan solusi kendaraan pintar. Mereka telah menjual lebih dari 90000 EV di tahun 2021, yang merupakan 2,7% dari pasar new energy vehicle di Cina. Di samping Li One, perusahaan ini akan mengembangkan lini produknya, termasuk BEV dan PHEV, untuk memperluas basis pelanggannya.
Selengkapnya di halaman LI →Raytheon Technologies adalah perusahaan industri kedirgantaraan dan pertahanan yang terdiversifikasi dan dibentuk dari penggabungan United Technologies dan Raytheon dengan eksposur yang kurang lebih sama sebagai pemasok untuk manufaktur kedirgantaraan komersial dan ke pasar pertahanan sebagai kontraktor utama dan sekunder.
Selengkapnya di halaman RTX →