Perbedaan Solayer dan Sign: Solayer diperdagangkan di Rp1.194 (kapitalisasi pasar Rp553,28M, volume 24 jam Rp192,16M), sedangkan Sign diperdagangkan di Rp157,32 (kapitalisasi pasar Rp372,95M, volume 24 jam Rp69,46M). Perbedaan utamanya: Solayer lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Sign dibatasi (2,4B / 10B SIGN (24%)), sedangkan Solayer terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solayer selama 33 Hari dan Sign selama 20 Hari.
| LAYER | SIGN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp553,28M | Rp372,95M |
Volume (24h) | Rp192,16M | Rp69,46M |
Suplai yang Beredar | 466,1M LAYER | 2,4B / 10B SIGN (24%) |
Typical Hold Time | 33 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →Sign membangun infrastruktur global untuk verifikasi kredensial dan distribusi token melalui dua produk utama. Sign Protocol adalah protokol attestation omni-chain yang mendukung infrastruktur digital publik bagi pemerintah dan menjadi fondasi untuk pengembangan aplikasi terdesentralisasi. TokenTable merupakan platform berbasis smart contract yang memfasilitasi distribusi token seperti airdrop, vesting, dan unlock secara on-chain dengan cara yang transparan dan efisien.
Selengkapnya di halaman SIGN →